Seaman personal blog

Indonesian seafarer

Browsing Posts in CAPTAIN

Bangladesh Offshore

Comments off

Today, 06/Mar/2017,
Magnama 2 Block 16,

Has been more than 1 month passed, the activities still going on as the usual the mariner’s life at sea.

Also has more long time, the blogs no updating from any news, any some of copy paste article or something good to share.

So, if i wanna telling something, the secret maybe…, the Indonesian mariner life some time better.. sometime working, have job.. sometimes less job… get job and going to sea! 3 months latter finished contract and get back shore no job.. no job again.

it’s reality ,, realities of some group of seaman life..!

Now.. also here… maybe i get better and back again to blog.. creating and writing something to enjoying fun of the seaman life story… until the time will getting back to sign off, vacation and staying home, back to problem again, less job.

So, as the subject I’m gonna writing some fun things about Bangladesh offshore.. maybe get help for anyone of seaman on the planet.. which has been a over the world relationship of life at sea .

Will be continue..

Posted 18/10/16 | Noltime.com
Index of Certificates

01. International Tonnage Certificate (1969) Tonnage Convention Art 7

02. International Load Line Certificate LL Convention Art 16

03. International Load Line Exemption Certificate LL Convention Art 6

04. Cargo Ship Safety Construction Certificate SOLAS Reg I/12

05. Intact stability booklet

06. Cargo Ship Safety Equipment Certificate

07. Cargo Ship Safety Radio Certificate SOLAS Reg I/12(GMDSS I/12)

08. Cargo Ship Safety Radio Exemption Certificate

09. Damage control booklets

10. Minimum Safe Manning Document SOLAS Reg V/14.2

11. Cargo Securing Manual SOLAS Reg VI/5.6 & VII/5

12. International Oil Pollution Prevention Certificate MARPOL I

continue reading…

Posted 18/10/16 | Noltime.com
Ship’s Particulars Form (Supply vessel)

1. Name of vessel:
2. IMO number:
3. Type of vessel:
   – (include detail of any special features)
   – Previous name(s)

continue reading…

    Review kembali: 18/Mar/2016
    Mata kulia: Hukum Maritim
    Dosen: Capt. Pramono
    Date: 22/10/2013

    (Coret-coretan catatan pelajaran, mohon kembali ke buku! tidak diperkenankan dijadikan acuan)

    Catatan Hal. 2 ( hal 1, 2 di kertas )
    Soal kelayak lautan,
    >>Keselamatan kapal. Hal 32.
    Solas 74 terdiri dari 12 Chapter ( Hal 33)
    Kapal bendera Indonesia wajib masuk BKI Class ( hal 34)
    BKI belum masuk dalam angggota IACs. BKI bisa masuk anggota IACs apabila sudah 16jt kapal telah diklaskan.

continue reading…

Perbaharui 26/02/16 | noltime.com

1. Sebutkan tugas dan tanggung jawab anda dikapal (Nakhoda):
Pasal 342 KUHD (TANGGUNG JAWAB NAKHODA)
Secara ekplisit menyatakan bahwa tanggung jawab atas kapal hanya berada pada tangan nahkoda, tidak ada yang lain. Jadi apapun yang terjadi diatas kapal menjadi tanggung jawab nahkoda, kecuali perbuatan kriminal.
Kalau melihat hal tersebut di atas maka secara ringkas singkat tanggung jawab dari seorang nahkoda kapal adalah sebagai berikut :
1. Memperlengkapi kapalnya dengan sempurna
2. Mengawaki kapalnya secara layak sesuai prosedur/aturan
3. Membuat kapalnya layak laut (seaworthy)
4. Bertanggung jawab atas keselamatan pelayaran
5. Bertanggung jawab atas keselamatan para pelayar yang ada diatas kapalnya
6. Mematuhi perintah Pengusaha kapal selama tidak menyimpang dari peraturan perundang-undangan yang berlaku
Tugas Nahkoda kapal yang diatur oleh peraturan dan perundang-undangan yaitu :

continue reading…

Noltime.com | Di pagi hari ini saya mencoba biasakan jari-jari tangan ini untuk bergerak mengetik beberapa hal yang sedang numpang mampir di pikiran sebelum nanti akan pergi dan lupa, bersamaan dengan sedikit lagi kopi di gelas, maka saya menuangkan dalam sebuah judul tulisan ini…. Apa saja yang ingin diketahui oleh seorang pelaut?… Banyak hal tentu nya.! Salah satu yang ingin saya catat disini adalah mengenai informasi pelabuhan Vungtau-Vietnam yang saya ketahui sedikit dari keseluruhan dan barangkali bermanfaat bagi teman2 pelaut.

continue reading…

Berikut adalah sumber yang dapat menjadi referensi:

  1. Untuk keperluan Lapoan pengesian log book dll, cuaca Beaufort Scale.  bisa di lihat di sini: Beaufort Scale
  2. Stasiun Maritim Tg. Priok lihat disini: Tg. Priok
  3. Prakiraan Gelombang Signifikan lihat disini: Peta prakiraan
  4. Prakiraan Swell dapat di lihat disini: Prakiraan Swell

Update: 19/09/2013 Java sea

Perbaharui: 21/02/16 Cula-1, Ujung Kulon Indian Ocean

Offshore North West Java , PHE

Apa yang di maksud dengan istilah Kongsberg SDP-21, Converteam ADP21?

Pada DP System Kongsberg memakai SDP (Simrad Dynamic Positioning) dan pada system lain Converteam memakai ADP (Albatross Dynamic Positioning). Kedua istilah SDP dan ADP ini memakai technologi yg berbeda namun tujuan kerja adalah sama. Pengertian umum dari perbedaan masing – masing yang seperti ditemui dalam pengesian DP log book adalah sbb:

SDP 11 – One Computer, basic system
SDP 12 – One Computer, integrated system
SDP 21 – Two computers, dual redundancy, basic system
SDP 22 – Two computers, dual redundancy, integrated system
SDP 31 – Three computer, triple redundancy, basic system
SDP 32 – Three computers, triple redundancy, integrated system

Smoga bermanfaat. masih kurang apabila ada yang bersedia menerangkan lebih jauh.

Oleh : Mas. Edy

 

Update 20/07/2013 S’pore E’strn anchorage.

Update 06 Jan 2013

By Mas Edy

 

Abandon Dive:
Equivalent to red alert when divers return to the bell immediately and bell is brought back to the surface.

Artemis:
Radio system used to measure vessels position. System operates using a microwave frequency and measures the range and bearing of the vessel from a fixed station that is generally installed on a platform.

Back-up DP:
A physically separate DP control system that will be available in the event of a total failure of the main DP control system.

Beacon:
Free running device on seabed that generates acoustic pulses that are received by the HPR system and used to establish the vessels position.

Blackout:
Loss of all main electrical power.

By mas Edy
Abudhabi, 12 May 2012

Bollard pull:
The towing vessel’s pull normally specified as maximum continuous pull

Bridle towing arrangement:
Two wires or chains of equal length arranged as a triangle that connects the installation to the towing vessel

J-chaser:
Hook used by anchor handling vessels to “fish” the installation’s anchor lines

Kenter link:
Device for linking two chain lengths

Pear link:
Device for linking two different chain dimensions

Pendant:
Wire hanging permanently attached to the installation used for chasing out anchors. PCP (Permanent Chain Pendant)

Pennant wire:
Buoy wire; wire from the seabed up to a buoy on the surface

Permanent chaser:
Ring fitted over the anchor line connected to the pendant wire. Used by anchor handling vessel when hoisting

Swivel:
Connecting link or device used to prevent wire rotation

Toolbox Talk:
A meeting of the individuals due to be involved in an imminent task to review the task, individual responsibilities, equipment required, competency of the individuals, hazards, any Safe Job Analysis or Risk Assessment and/or Permit to Work in place, simultaneous tasks ongoing which may affect the task and any other relevant subject.

continue reading…

Oleh mas Edy

Updated 26 July 2011

Noltime.com
Apa yang di maksud dengan Controllable Pitch Propeller?

Jenis baling-baling yang daun baling2nya dapat diubah-ubah kedudukannya sesuai kecepatan yang diinginkan, tanpa merubah kecepatan/putaran mesin

Berikan keuntungan2 dan kerugian dari baling2 Controlable Pich Propeller (CPP) dibandingkan dg Fixed Pich Propeller (FPP)
Keuntungan CPP dibandingkan dgn FPP :
– Pada baling2 CPP tidak ada putaran kritis.
– CPP hemat bahan bakar
– Kisarnya dapat diatur

– Dapat mengganti blade baling2 tanpa kapal naik dok.

Kerugian CPP dibandingkan dgn FPP
– Mahal
– Perawatan susah
– Mempunyai rongga2 pada shaft propeller sehingga kalau terjadi benturan bisa bengkok / patah.

– Tros mudah terbelit

Sumber lain baca ini

Updated 22 July 2011

Oleh Mas Edy

noltime.com
ABS American Bureau of Shipping
AHV Anchor handling vessel
AVM Automatic vessel management
BV Bureau Veritas
CCTV Closed circuit television
DARPS Differential absolute and relative positioning system
DG Diesel generator
DGPS Differential Global Positioning System
DNV Det Norske Veritas
DP Dynamic positioning
DPS DP specialist or
DPS-1, 2 3 ABS DP classification
FMEA Failure modes and effects analysis

continue reading…

Oleh Mas Edy
Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 2 April, 2011
Noltime.com|Bahasa Inggris, catatan belajar-ku
Bahasa Inggris (edit by mas Edy)

Kumpulan Business Letter

I Business Letter

Saudara sebagai Nakhoda pada kapal MV Mojopahit, bebendera Indonesia, pada tanggal 26 Juni 1998 sekitar jam 02.50, kapal anda memasuki perairan pelabuhan Tg Perak, Surabaya. Sewaktu kapal sedang olah gerak guna merapat di dermaga Jamrut iutara, tg Perak, kapal dipandu oleh 2 (dua) kapal tunda dan Pandu Bandar yang bertugas pada waktu jam 03.00 Mr William S.

Karena kelalaian / keterlambatan pandu Bandar dalam memberikan aba – aba / perintah menyebabkan boulbous bow mengalami kerusakan kecil dan penyok sepanjang 1 meter, dengan kedalaman 40 cm. Akibat menggencet ujung dermaga pada waktu itu waktu menunjukkan jam 03.15 dan angin bertiup E’ly – 2.

Tugas anda sebagai Nakhoda MV Mojopahit, mempunyai kewajiban, membuat berita acara ( Statement of Fact) proses olah gerak kapal, dari jam 03.00 samapai dengan kapal menggencet dermaga pada jam 03.15, secara kronologis dalam bahasa Inggris yang baik.

———————————————————————————————————————

continue reading…

Bahasa Inggris-2

Comments off
Oleh Mas Edy

Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 10 Mar, 2011

Noltime.com|Maritime English, catatan belajar-ku
I. Delivery certificate on vessel to her time charters
Anda sebagai seorang Nakhoda kapal MV. SONBAI, ber Bendera Indonesia, dengan bobot mati : 80.000 ton, anda diminta pemilik kapal untuk membuat surat penyerahan kapal (Delivery Certificate) pada tuan ALAN, sebagai pihak Pihak Penyewa (Time Charterer).
Penyerahan kapal akan dilakukan di Pelabuhan Jakarta, pada tanggal 20 November 2009, jam 10.00 waktu setempat. Penyerahan ini sesuai dengan syarat dan ketentuan serta pengecualian penyewaan kapal, tertanggal 5 November 2009. Dalam surat anda coba sebutkan dan nyatakan pula delivery certificate tentang : sisa minyak pelumas, bahan bakar (FO), minyak diesel (DO), air tawar, dll.
Di dalam persyaratan disebutkan juga bahwa kapal akan diserahkan dalam kondisi palka yang disapu bersih, sebagai dokumen pendukung dalam proses penyerahan kapal dengan melampirkan laporan pemeriksaan keadaan kapal dan mulainya tanggal penyewaan .
Selanjutnya sertificate tersebut ini ditandatangani oleh Nakhoda kapal dan tim gabungan pemeriksa.

Tugas: Buatlah Delivery Certificate tersebut dalam bahasa Inggris yang benar!

continue reading…

Powered by WordPress Web Design by SRS Solutions © 2017 Seaman personal blog Design oleh Arnold