Seaman personal blog

Indonesian seafarer

Browsing Posts in AHTS

Posted 18/10/16 | Noltime.com
Index of Certificates

01. International Tonnage Certificate (1969) Tonnage Convention Art 7

02. International Load Line Certificate LL Convention Art 16

03. International Load Line Exemption Certificate LL Convention Art 6

04. Cargo Ship Safety Construction Certificate SOLAS Reg I/12

05. Intact stability booklet

06. Cargo Ship Safety Equipment Certificate

07. Cargo Ship Safety Radio Certificate SOLAS Reg I/12(GMDSS I/12)

08. Cargo Ship Safety Radio Exemption Certificate

09. Damage control booklets

10. Minimum Safe Manning Document SOLAS Reg V/14.2

11. Cargo Securing Manual SOLAS Reg VI/5.6 & VII/5

12. International Oil Pollution Prevention Certificate MARPOL I

continue reading…

Perbaharui 26/02/16 | noltime.com

1. Sebutkan tugas dan tanggung jawab anda dikapal (Nakhoda):
Pasal 342 KUHD (TANGGUNG JAWAB NAKHODA)
Secara ekplisit menyatakan bahwa tanggung jawab atas kapal hanya berada pada tangan nahkoda, tidak ada yang lain. Jadi apapun yang terjadi diatas kapal menjadi tanggung jawab nahkoda, kecuali perbuatan kriminal.
Kalau melihat hal tersebut di atas maka secara ringkas singkat tanggung jawab dari seorang nahkoda kapal adalah sebagai berikut :
1. Memperlengkapi kapalnya dengan sempurna
2. Mengawaki kapalnya secara layak sesuai prosedur/aturan
3. Membuat kapalnya layak laut (seaworthy)
4. Bertanggung jawab atas keselamatan pelayaran
5. Bertanggung jawab atas keselamatan para pelayar yang ada diatas kapalnya
6. Mematuhi perintah Pengusaha kapal selama tidak menyimpang dari peraturan perundang-undangan yang berlaku
Tugas Nahkoda kapal yang diatur oleh peraturan dan perundang-undangan yaitu :

continue reading…

Noltime.com | Di pagi hari ini saya mencoba biasakan jari-jari tangan ini untuk bergerak mengetik beberapa hal yang sedang numpang mampir di pikiran sebelum nanti akan pergi dan lupa, bersamaan dengan sedikit lagi kopi di gelas, maka saya menuangkan dalam sebuah judul tulisan ini…. Apa saja yang ingin diketahui oleh seorang pelaut?… Banyak hal tentu nya.! Salah satu yang ingin saya catat disini adalah mengenai informasi pelabuhan Vungtau-Vietnam yang saya ketahui sedikit dari keseluruhan dan barangkali bermanfaat bagi teman2 pelaut.

continue reading…

By mas Edy
Abudhabi, 12 May 2012

Bollard pull:
The towing vessel’s pull normally specified as maximum continuous pull

Bridle towing arrangement:
Two wires or chains of equal length arranged as a triangle that connects the installation to the towing vessel

J-chaser:
Hook used by anchor handling vessels to “fish” the installation’s anchor lines

Kenter link:
Device for linking two chain lengths

Pear link:
Device for linking two different chain dimensions

Pendant:
Wire hanging permanently attached to the installation used for chasing out anchors. PCP (Permanent Chain Pendant)

Pennant wire:
Buoy wire; wire from the seabed up to a buoy on the surface

Permanent chaser:
Ring fitted over the anchor line connected to the pendant wire. Used by anchor handling vessel when hoisting

Swivel:
Connecting link or device used to prevent wire rotation

Toolbox Talk:
A meeting of the individuals due to be involved in an imminent task to review the task, individual responsibilities, equipment required, competency of the individuals, hazards, any Safe Job Analysis or Risk Assessment and/or Permit to Work in place, simultaneous tasks ongoing which may affect the task and any other relevant subject.

continue reading…

Oleh mas Edy

Updated 26 July 2011

Noltime.com
Apa yang di maksud dengan Controllable Pitch Propeller?

Jenis baling-baling yang daun baling2nya dapat diubah-ubah kedudukannya sesuai kecepatan yang diinginkan, tanpa merubah kecepatan/putaran mesin

Berikan keuntungan2 dan kerugian dari baling2 Controlable Pich Propeller (CPP) dibandingkan dg Fixed Pich Propeller (FPP)
Keuntungan CPP dibandingkan dgn FPP :
– Pada baling2 CPP tidak ada putaran kritis.
– CPP hemat bahan bakar
– Kisarnya dapat diatur

– Dapat mengganti blade baling2 tanpa kapal naik dok.

Kerugian CPP dibandingkan dgn FPP
– Mahal
– Perawatan susah
– Mempunyai rongga2 pada shaft propeller sehingga kalau terjadi benturan bisa bengkok / patah.

– Tros mudah terbelit

Sumber lain baca ini

Updated 22 July 2011

Oleh Mas Edy

noltime.com
ABS American Bureau of Shipping
AHV Anchor handling vessel
AVM Automatic vessel management
BV Bureau Veritas
CCTV Closed circuit television
DARPS Differential absolute and relative positioning system
DG Diesel generator
DGPS Differential Global Positioning System
DNV Det Norske Veritas
DP Dynamic positioning
DPS DP specialist or
DPS-1, 2 3 ABS DP classification
FMEA Failure modes and effects analysis

continue reading…

Di rangkum oleh Mas Edy

On shore, 02 February 2010

Anchor handling tug supply (AHTS) vessels are vessels which supply oil rigs, tow them to location, anchor them up and, in a few cases, serve as an Emergency Rescue and Recovery Vessel (ERRV).

AHTS differ from Platform Supply Vessels (PSV’s)in being fitted with winches for towing and anchor handling, having an open stern to allow the decking of anchors, and having more power to increase the bollard pull. The machinery is specifically designed for anchor handling operations. They also have arrangements for quick anchor release, which is operable from the bridge or other normally manned location in direct communication with the bridge. The reference load used in the design and testing of the towing winch is twice the static bollard pull.

Powered by WordPress Web Design by SRS Solutions © 2017 Seaman personal blog Design oleh Arnold