Skip to content

Archive

Category: Activities Onboard

Oleh Mas Edy

Onboard 24 January 2009

Bila akan memuat Muatan Berbahaya, maka hal – hal yang perlu mendapat perhatian adalah:

  • Kenalilah sifat bahayanya.
  • Perlakukanlah dengan sangat hati-hati.

Keselamatan pengangkutan sangat tergantung dari kelaikan pengepakan nya serta ketepatan pengidentifikasian terhadap jenis muatan berbahaya tersebut.

Rekomendasi mengenai penanganan dan pengaturan serta prosedur pengangkutannya telah begitu berkembang dengan terbitnya peraturan-peraturan baik Nasional maupun Internasional.

Setiap individu yang berkaitan dengan kepentingan penanganan dan pengaturan pengangkutan muatan berbahaya bertanggung jawab untuk mengetahui peraturan – peraturan tersebut dan menjamin bahwa aturan-aturan tersebut harus dipatuhi sepenuhnya.

Daftar dari Muatan Berbahaya tersebut yang disusun berdasarkan kategorinya, dapat dilihat pada terbitan buku “ Dangerous Cargoes Handbook ” yang secara populer dikenal sebagai “ BLUE BOOK “.

continue reading…

Di tulis oleh Mas Edy

Monday, 19 January 2009

Daftar Istilah Perkapalan

Optional cargo adalah muatan yang memiliki lebih dari satu pelabuhan bongkar dan menunggu keputusan shipper, misalnyanya : tanjung perak/singapore/tokyo.

Delicate cargo adalah muatan yang peka terhadap bau-bauan.

Filler cargo adalah muatan yang dipakai untuk mengisi ruangan yang tidak bisa dipakai (mengisi broken stowage).

Heavy lift cargo adalah muatan berat, yaitu muatan yang beratnya melebihi kemampuan daya angkat boom/derrick kapal.

Odorus cargo adalah muatan yang mengeluarkan bau dan dapat merusak muatan lain karena baunya.

Longlength cargo adalah muatan yang panjangnya melebihi panjang mulut palka (hatch coaming).

Refrigerated cargo adalah muatan dingin, muatan yang memerlukan ruangan khusus pendingin.

Transhipment cargo adalah muatan yang dipindahkan ke kapal lain.

Dangerous cargo adalah muatan berbahaya, muatan yang sifatnya

Di tulis oleh Mas Edy

Monday, 19 January 2009

Penjelasan secara singkat bagaimana prosedur – prosedur Tank cleaning di kapal tanker :

  • Tank cleaning di kapal tanker :
    Tank Cleaning dilakukan dengan menggunakan air panas atau air laut dengan menggunakan alat disebut Butterworth Machine dan dibilas dengan air tawar. Pelaksanaan di laut lepas dgn persyaratan :
  • Kapal dalam pelayaran:
  • Dilakukan pada jarak lebih dari 50 mil dari daratan terdekat
  • Limbah buangan tidak boleh lebih dari 60 ltr/mil
  • Jumlah minyak yang dibuang dalam pelayaran tidak boleh melebihi 1/15.000 jumlah cargo DWT.
  • Drop valve semua dibuka serta katup – katup dan cerat unk drying tangki dan pipa – pipa
  • Filter – filter di pumproom dibersihkan
  • Mooping
  • Kegiatan dicatat di deck logbook dan oil record book.

continue reading…

Di tulis oleh Mas Wahyu

Sunday, 17 August 2008

Dalam rangka memperingati HUT RI ke-63 segenap ABK MT. Maera melaksanakan upacara bendera yang di pimpin langsung oleh Nakhoda kapal MT. Maera Capt. Rensi Lagonda sebagai Inspector upacara. Upacara tersebut berlansung hikmat kendati di laksanakan di tengah Samudera Indonesia dengan kecepatan angin 10 knots, dan tinggi ombak yang mencapai 2-3 meter para ABK kapal pun harus miring – miring agar tetap dapat berdiri tegak karena pengaru kapal yang roling dan pitching oleh factor gelombang laut selatan. Upacara tersebut berlangsung dari pukul 08.30WIB sampai 09.30WIB.

Proposal

Kegiatan MT. Maera memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke-63

( 17 Agustus 2008 )

 

 I. LATAR BELAKANG


Menjelang HUT RI yang ke-63 kami crews MT. Maera sebagai warga Negara Republik Indonesia, ikut berpatisipasi dalam memperingati kemerdekaan dengan menyelenggarakan acara perlombaan serta Upacara Bendera dan kegiatan-kegiatan untuk menyemarakan HUT Kemerdekaan RI di atas kapal. continue reading…