Seaman personal blog

Indonesian seafarer

Browsing Posts in Lain - lain

Di rangkum oleh Mas Edy

On shore, 3 February 2010

Emergencies

Emergencies can happen at any time, and the officer must be equipped to safeguard passengers and crew. After a collision or a grounding, the officer must be able to take initial action, perform damage assessment and control, and understand the procedures for rescuing persons from the sea, assisting ships in distress, and responding to any emergency which may arise in port.

The officer must understand distress signals and know the IMO Merchant Ship Search and Rescue Manual.

Cargo handling

The ship’s officer must be able to oversee the loading, stowage, securing and unloading of cargoes. Requirements include understanding the care of cargo during the voyage.

Of particular importance is knowledge of the effect of cargo including heavy lifts on the seaworthiness and stability of the ship. The officer must also understand safe handling, stowage and securing of cargoes, including cargoes that are dangerous, hazardous or harmful.

Controlling ship operations

The officer has special responsibilities to keep the ship, the people on board and the environment safe. This includes keeping the ship seaworthy during fire and loss of stability, and providing aid and maintaining safety during man overboard, abandoning ship, and medical emergencies.

Understanding ship’s stability, trim, stress, and the basics of ship’s construction is a key to keeping a ship seaworthy. Competencies include knowing what to do in cases of flooding and loss of buoyancy. Fire is also a constant concern. Knowing the classes and chemistry of fire, fire-fighting appliances, and systems prepares the officer to act fast in case of fire.

An officer must be expert in the use of survival craft and rescue boats, their launching appliances and arrangements, and their equipment including radio life-saving appliances, satellite EPIRBs, SARTs, immersion suits and thermal protective aids. It’s important to be expert in the techniques for survival at sea techniques in case it’s necessary to abandon ship.

Officers are trained to perform medical tasks and to follow instructions given by radio or obtained from guides. This training includes what to do in case of common shipboard accidents and illnesses.

Oleh: Mas Edy

On board 29 August 2009

 

Stop Dreaming Start Action.

Kawan – kawan..! Stop mimpi-mimpi indah dan start action. Mimpi adalah karunia Tuhan. Stop dreaming boleh – boleh aja tapi awal dari sebuah action adalah dreaming dan planning. Dreaming untuk memotifasi kita betapa indah nya sesuatu yang belum kita alami dan betapa bahagia nya bila sesuatu itu akan kita capai dan menjadi milik kita. Anda sadari hidup takan indah tanpa dreaming dan hayalan.

Pasti semua orang pernah bermimpi. Mimpi yang saya maksudkan adalah bukan mimpi di kala tidur tetapi mimpi yang saya maksud adalah sebuah gagasan dan keinginan sesorang. Saya ingat akan sebuah lagu yang liriknya i have a dream..

continue reading…

     Oleh: Mas Edy

     On board, 23 August 2009

  • Company’s Bridge standing orders shall be complied.
  • The relieving officer shall report to the bridge at least 5 minutes before the hours and must ascertain the vessel’s position before the relieve officer leaves the bridge.
  • All watch keeping Officer’s should know how to operate all bridge equipment and GMDSS certificate holders should be able to send DSC message on the MF/HF radio.
  • Engine and steering on your disposal, do not hesitate to use whenever it’s required.
  • The OOW shall not engage the look out man in long frivolous talks.
  • At a time, the 2/OF shall ensure that there is an effective look out man on duty whilst he preparing the noon report.

continue reading…

1. Jadilah Jagung, Jangan Jambu Monyet.
Jagung membungkus bijinya yang banyak, sedangkan
jambu? monyet memamerkan bijinya yang Cuma satu-satunya.:unibrow:
Artinya : Jangan suka pamer

2. Jadilah pohon Pisang.
Pohon pisang kalau berbuah hanya sekali, lalu mati.:wow:
Artinya : Kesetiaan dalam pernikahan.

3. Jadilah Duren, jangan kedondong
Walaupun luarnya penuh kulit yang tajam, tetapi
dalamnya lembut dan manis. hmmmm, beda dengan kedondong,
luarnya mulus, rasanya agak asem dan di dalamnya ada biji yang berduri.:angkattopi:
Artinya : Don’t Judge a Book by The Cover.. jangan menilai orang dari
Luarnya saja. continue reading…

Oleh: Mas Edy

On Friday, 26 June 2009

PLAN MAINTENANCE SYSTEM (PMS)

Apa itu PMS? beberapa minggu yang lalu di telivisi nasional rame pemberitaan mengenai kecelakaan pesawat TNI angkatan udara kita yang berjatuhan tak berdaya. Kemudian bermunculan lah opini dan saling lempar tangung jawab. dalam perdebatan, pembicaraan yang sempat terlintas di kuping saya ketika sedang liwat di depan pesawat televisi adalah sebuah kata yang mengimpirasi saya sehingga saya menulis artikel ini adalah PEMELIHARAAN.

Pemeliharaan adalah Sebuah kata yang menurut saya sangat bermakna bagi sesuatu milik kepunyaan, property atau benda. Sehingga kata tersebut menjadi harapan bagi pemilik benda agar kalo bisa tetap berkualitas, tetap kuat, tahan lama dan tetap eksis “kata yang empunya barang”

Tetapi apalah di kata.. hukum alam tidak bisa di ubah tetapi hanya bisah di minimalis pengaruhnya. Dari persaingan bersama waktu mulai dari saat material sudah di bentuk menjadi sebuah benda yang dikenal sampai dengan suatu masa dimana yang oleh para pencipta alat tersebut menamakan nya Expire. Batas waktu karena proses kimia.“Waktu melapukan Kayu” atau pun pada sebuah batas waktu di mana “besi menjadi karat” sehingga tidak layak di gunakan.

Dari inspirasi saya tersebut saya mencoba mengaitkannya dengan dunia kita di dunia pelayaran, pengoperasian Armada kapal Laut atau merchant ships untuk berniaga. Di atur dalam Safety management code for ship yang kita kenal ISM Code adalah “Plan Maintenance system” PMS.

continue reading…

Page 1 of 11