Seaman personal blog

Indonesian seafarer

Browsing Posts in Sekedar berita pelaut

Oleh Mas Edy

On shore 25 August 2010

 

Noltime.com Di luar daripada keperluan hitung pelayaran, tentu bagi anda yang menjalankan ibadah puasa di atas kapal perhitungan sunset dan sunrise adalah penting agar anda bisa menentukan kapan waktu magrib untuk berbuka puasa dan pada pagi hari Sunrise untuk menentukan kapan waktu sahur. Atau waktu senjah Sivil, senja Nautik, dan senja Astronomi.

Sekedar berbagi saja, saya akan menulis singkat bagaimana step-step untuk melakukan perhitungan  Sunset dan Sunrise.

 

Sunset (matahari terbenam)

1. Pertama-tama tentukan lebih dulu posisi Lintang bujur duga kapal dimana anda ingin melakukan pengamatan perhitungan Sunset dan sunrise.

2. Siapkan Nautical Almanac.

3. Siapkan buku catatan atau kertas catatan.

Lupakan haluan, baringan kompas dll seperti perhitungan error compass. Disini tidak di butuhkan itu hanya di butuhkan posisi anda lintag bujur dan Nautical Almanac.

 

Kita memulai perhitungan:

Tentukanlah Sunset.

Pada tanggal 23 August 2010, pada posisi duga kapal 10° 54.0`N / 096° 01.5`E

 

Oleh Mas Edy

On shore 25 Aug 2010

 

         

Noltime.com MENGHITUNG LHA MATAHARI DAN DECLINATION

Apa sih L.H.A itu? … pertanyaan timbul di benak anda. Kalo kita baca kepanjangan  L.H.A di dalam buku tentu adalah Local Hour Angle.

Secara gamblang artinya sudut local jam matahari. Local artinya posisi di Bujur mana di bumi ini anda mengadakan pengamatan terhadap sebuah object benda angkasa. Jadi sudut Local artinya sudut dari posisi Bujur anda sendiri yang melakukan pengamatan terhadap benda angkasa tersebut. Contoh anda silahkan berdiri di tempat terbuka menghadap lah ke utara, kemudian sekarang letak matahari ada di mana?? ok.. matahari di sebelah kanan anda atau di timur. Rupanya masih pagi hari baru terbit matahari nya.  Berarti sudut lokal nya kira-kira 270°. Kemudian matahari perlahan – lahan bergerak trus ke atas (begerak ke barat) maka itu sama artinya sudut lokal matahari akan bergerak trus naik dari 270° 271° 272° 273° 274° 275° 276° 277° 278° 279°…. dan seterus nya hingga 360° atau 000° berarti matahari berada tepat tegak lurus di atas kepala anda. Kemudian matahari akan bergerak perlahan terus ke barat maka sudut lokal nya akan begerak turun seperti ini 358° 359° 360° 001° 002° 003°…. dan seterus sampai ke 090° matahari mulai tenggelam di keremangan langit barat waktu nya mulai memasuki malam hari.

Jadi logika nya seperti itu. Setelah anda memahami itu maka akan lebih mudah men-definisikan apa itu L.H.A. Saya mundur sedikit kebelakang menengok istilah yang lain yaitu GHA.

Rangkuman Oleh Mas Edy

Onshore: 2nd June 2010

 

Medical Fitness And Eyesight Standards

Reference is made to the Directorate General of Sea Communication Decree:

  • No. DL.22/1/1-99 dated January 26, 1999 on Guidelines for Implementation of Medical Examination and Assessment for functional sailing crewmembers.
  • No. UM.48/15/11-99, dated October 28, 1999 on Guideline for the Appointment of Hospital, Examiners’ and Assessors’ Team for Medical Clearance for functional sailing crewmembers.

Based on the Decrees, 52 have been approved by Director General of Sea Communication, the list of Hospitals as follows :

  1. RS. PELABUHAN SURABAYA, Jl. Kalianget No. 1- 2, Surabaya, Phone: (62-31) 3294801 – 3294802 – 3294803, Fax: (62-31) 3294804.
  2.  
  3. RSUD SERANG, Jl. Rumah Sakit No. 1, Serang, Phone: (62-254) 200528 – 200829, Fax: (62-254) 200724.
  4.  
  5. RS. PELNI PETAMBURAN, Jl. AIP KS. Tubun, Jakarta, Phone: (62-21) 5306901- 5480608 – 5484809, Fax: (62-21) 5483145.
  6.  
  7. RS. PELABUHAN JAKARTA, Jl. Kramat Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Phone: (62-21) 4403026, Fax: (62-21) 4403551.
  8.  
  9. RSU. BELAWAN BAHAGIA, Jl. Setasiun No. 92, Belawan, Phone: (62-61) 6941927, Fax: (62-61) 6940120.

continue reading…

Stop Dreaming Start Action

2 comments

Oleh: Mas Edy

On board 29 August 2009

 

Stop Dreaming Start Action.

Kawan – kawan..! Stop mimpi-mimpi indah dan start action. Mimpi adalah karunia Tuhan. Stop dreaming boleh – boleh aja tapi awal dari sebuah action adalah dreaming dan planning. Dreaming untuk memotifasi kita betapa indah nya sesuatu yang belum kita alami dan betapa bahagia nya bila sesuatu itu akan kita capai dan menjadi milik kita. Anda sadari hidup takan indah tanpa dreaming dan hayalan.

Pasti semua orang pernah bermimpi. Mimpi yang saya maksudkan adalah bukan mimpi di kala tidur tetapi mimpi yang saya maksud adalah sebuah gagasan dan keinginan sesorang. Saya ingat akan sebuah lagu yang liriknya i have a dream..

continue reading…

TT. Teluk Kabung, Padang

1 comment

Di rangkum  oleh: Mas Edy

On board, 20 August 2009

 

clip_image002[4]

Posisi koordinat: 01º 04′ 02.3" LS / 100° 24′ 09.8" BT, Operator : Pertamina TT. Teluk Kabung, Pengawas : Pertamina Marine S&D Region I Medan, Alamat : Jl. Veteran No. 60 Padang, Telepon : (0751) 31888, Facimile : (0751) 37202, Telex : -, ISPS Code : ……–, Peta Laut Indonesia : No.279, Inggris : No. -, Waktu Tolok Setempat : UTC + 7 jam, Waktu  Operasi : Masuk/ keluar  24 jam, tambat / lepas siang hari, Pemanduan : Diharuskan untuk kapal 105 GRT keatas, Pelayanan Pandu : 6  jam sebelum kapal tiba dan 3  jam sebelum kapal berangkat, Posisi berlabuh : Menunggu Pandu Bandar : 01º 03′ 18" LS / 100° 22′ 48" BT, Kedalaman Alur : Ambang Luar 24 mLWS, masuk/keluar 24 mLWS, ambang dalam 18.2 – 19.2 mLWS, Kolam pelabuhan 12.0 – 19.0 mLWS &  terkecil  -  mLWS, Jenis Dasar Laut : Pasir & lumpur, Jarak aman dibawah lunas : 20 % x max. Draft kapal, Pasang Surut : Muka surutan (Zo) =  0,7 mLWS, terkecil = 0,1 m dan terbesar = 1,4 mLWS, sifat pasang surut campuran condong ke harian ganda, Arus : Air pasang periode = …. jam, arah ….., kecepatan = …. knots, Air surut periode = ….. jam, arah ….., kecepatan = ….. knots, Bahaya Navigasi : Tidak ada, Pejabat Pelabuhan : Adpel/Syahbandar, Perum Pelabuhan,Kesehatan Pelabuhan, Bea Cukai dan Imigrasi ada, Kapasitas Tangki :

continue reading…

TT. TG Gerem Merak

No comments

Di rankum Oleh: Mas Edy

On board, 20 August 2009

clip_image002

Posisi koordinat: 05º 58′ 17" LS / 105° 59′ 21" BT, Operator : PT. Pertamina Marine T.T. Tg. Gerem, Pengawas : PT. Pertamina Marine S&D Region II Jakarta, Alamat : Jl. Raya Pelabuhan – Merak, Telepon : (0254) – 571815 – 16, Email : -, Facimile : (0254) – 571812, Telex : -, ISPS CodE : Comply ,    PSO    : Telephone Kantor  0254 – ……………, PFSO : Telephone Kantor  0254 – …………, Peta Laut Indonesia : No.   95 ,68, 71 & 98,   Inggris : No. 1653 A, 2056 & 2965, Waktu Tolok Setempat : UTC + 7 jam, Waktu  Operasi : Masuk/ keluar & lepas tambat  & Tambat 24 jam, Pemanduan : Diharuskan untuk kapal 150 GRT keatas, Pelayanan Pandu : 6 jam sebelum tiba & 3 jam sebelum berangkat,            Posisi berlabuh :  – Menunggu tambat : 05º 00′ 00" LS / 105° 57′ 00" BT, Kedalaman Alur : Ambang Luar 17 mLWS, Masuk / keluar 13 mLWS, Ambang Dalam 13 mLWS, Kolam Pelabuhan 8 mLWS ( Dermaga I & II ), Jenis Dasar Laut : Pasir & Lumpur, Jarak aman dibawah lunas : 20 % x Max Drfat, Pasang Surut : Muka surutan (Zo) = 0.6 mLWS, terkecil = 1.2 m dan terbesar = 1.5 mLWS. Sifat pasang Campuran harian tunggal & ganda, Arus : Air pasang = 6 jam, arah Utara, kecepatan = 0.3 knots, Air surut = 6 jam, arah Selatan, kecepatan = 0.3 knots, Bahaya Navigasi : Tidak ada, Pejabat Pelabuhan : Adpel/Syahbandar, Perum Pelabuhan, Kesehatan Pelabuhan, Bea dan Cukai & Imigrasi ada, Kapasitas Tangki : Premium = 19.971 KL,  Kerosine = 13.357 KL, HSD = 39.956 KL, MDF = 15.058 KL, MFO  = 12.500 KL, Sarana Bantu Tambat : Tug boat 2 unit  ( PT.Pelindo & 1 Unit Kapal Kepil 75 HP), Alat Pemadam api : Instalasi hydrant & bahan kimia ada, Kapal  Pemadam Api : Tidak ada, Alat Penanggulangan – Tumpahan Minyak : Oil Boom = 1.500 m, Oil Skimer = 1 unit, Oil Containment bag = 1 unit, Oil Dispersant Pump = 1 unit, Oil Dispersant Chemical = 1 unit & Oil Sorban = 32 Box, Fasilitas Air Tawar : Max. 300 T , melalui pipa, dia. 2.5" & rate/jam = 50 T, Fasilitas Bahan bakar : HSD Max. 75 KL / Min 4 KL &  MDF = 100 KL, melalui pipa, dia. 6" & rate / jam = 40 KL, Fasilitas penampungan – Air / Minyak Kotor : Kapasitas = 1.000 KL, pemompaan = 100 KL/jam, melalui pipa & dia. Piap 8", Fasilitas Crane : Tidak tersedia, Galangan Kapal : Tidak ada, Penumpukan Barang : Ada lapangan terbuka, Fasilitas Makanan : Kering & basah cukup tersedia, Rumah Sakit / Klinik : Ada RS Krakatau Medika, Hujan : Bulan Nopember s/d Maret, cuaca terburuk bulan Desember,
Angin :  – Bulan Nopember s/d Maret, arah Barat, kecepatan 20 / 30 knots – Bulan April s/d September, arah Timur, kecepatan 20 knots.
Komunikasi Radio : HF / MF : Via Jakarta Radio, PKX – 2, ( Lihat daftar Staiun Radio Pantai ), VHF : Pertamina TT. Tg. Gerem, daya kekuatan 50 W, Posisi antena : 05º 52′ 20" LS / 105° 59′ 10" BT, Frekw. Ch. 09 – 156.45, Ch. 16 – 156.80,  Ch. 19 – 161.55 & Kepanduan Merak Ch. 12 – 156.95 MHZ,
Sarana Tambat :
Dermaga No. 1 : 05º 58′ 17" LS / 105° 59′ 21.5" BT, Kedalaman air 13 m, DWT. 3.500 – 6.500 T, LOA 80 – 105 m, muatan, Premium, Kero,  HSD, MFO & MDO  Kecepatan  Muat: 300  KL / jam, Dia. Pipa 12", LA & Selang dia. 8",
Dermaga No. 2 : 05º 58′ 24.5" LS / 105° 59′ 18.4" BT, Kedalaman air 13 m, DWT. 17.000 – 36.000 T, LOA 120 m, muatan, Premium, Kero, Solar MDO & MFO, Kecepatan Bongkar : P.K.S 300  s/d 500 KL / jam,  MFO & MDO 500 s/d 900 KL/Jam, Dia. Pipa 12", LA  & Selang dia 12",
Dermaga No. 3 : 05º 58′ 09.5" LS / 105° 59′ 32.88 " BT, Kedalaman air 8 m, DWT. 1.000 T, LOA 80 m, muatan, HSD  Kecepatan Bongkar : 120  KL / jam, Dia. Pipa 6", LA  & Selang dia 6",
Sarana Bantu Navigasi : Lihat Daftar Suar dan Peta Laut Indonesia, Berat Jenis Air : -, ETA  Kapal : 48 jam sebelum tiba, ….. jam sebelum tiba.
Dokumen Kapal :

Dokumen Kapal :

Daftar ABK / Crew List

: 4 lembar.

Sertifikat Peralatan Keselamatan

: 1 lembar.

Sertifikat Kebangsaan Kapal

: 1 lembar.

Sertifikat Kesehatan

: 1 lembar.

Sertifikat Surat Ukur

: 1 lembar.

Sertifikat Konstruksi Kapal

: 1 lembar.

Sertifikat Pendaftaran kapal

: 1 lembar.

Sertifikat Keselamatan Radio

: 1 lembar.

Sertifikat Peralatan Bongkar Muat

: 1 lembar.

Clearance Pelabuhan Terakhir

: 1 lembar.

Sertifikat Lambung Timbul

: 1 lembar.

   

Fasilitas Perbaikan : Perbaikan kecil ada, yang dihubungi ada, Penampungan Sampah – Dari kapal : Tidak tersedia.
Transportasi :                  
- Terminal Bus ± 5 Km, Nama Terminal Bus Merak  
- Bandar Udara ± 50 Km, Nama Bandara  Soekarna Hatta.   
Lay Out Dermaga : Ada, Lain – lain : Crew Sign On / Off,  Bank, Hotel  ada

clip_image004

Pulau Baai, Bengkulu

No comments

Oleh: Mas Edy

On board, 08 August 2009

Akhir2 ini saya sibuk dgn perjalanan kapal yang tidak tetap. begitulah cerita seorang pelaut lebih asyik lagi cerita seputar nusantara, terkadang pelaut itu jauh berlayar sampai kemana2 ke negara orang tapi cerita kepulauan dan pelabuhan di seluruh negara sendiri masih asing. contohnya pelabuhan2 dan daerah2 yang terpencil di beberapa tempat di indonesia.

Saya mengalami hal yang saya maksud adalah minim nya ketersediaan informasi untuk pelabuhan2 indonesia secara menyeluru. atau pelabuhan2 kecil di Kepulauan Nusantara, apalagi kapal berbedera Indonesia anda suda pasti tau publikasi dan Berita2 Navigasi terkadang sulit di dapat, bukan sulit tapi enggan di sediakan oleh company. asal memenuhi syarat dan lolos vetting dsb nya. kapal boleh berlayar kekurangan akan nyusul di lengkapi. itu janji kantor.. tapi janji tinggal janji entah kapan di kirim… hmm tak mengapa di negara sendiri aja kok. dua atau tiga kali berlayar melewati sebuah alur pelayaran pasti akan hafal juga dgn karakter dan kondisi perairan dan bahaya navigasi yang ada.

Dari kekurangan informasi yang saya dapatkan saya mencoba googling dan akhir nya saya menemukan beberapa informasi yang bermanfaat bagi pelayaran di nusantara adalah "Port Information" Port information ini adalah khusus untuk pelabuhan Pertamina di seluruh indonesia. tapi untuk umum/pelabuhan umum, biasanya buku di anjungan yang bisa membantu adalah "GUIDE TO PORT ENTRY" bukunya warna hijau tebal. dan buku yang lain adalah ADMIRALTY LIST OF RADIO SIGNAL ALRS Vol.6(4) untuk asia mencakup indonesia.

Saya Merangkum beberapa Informasi pelabuhan yang pernah saya singgahi dan iformasi di sini khusus untuk pelabuhan Pertamina

Pertamina Ports

PULAU BAAI / PBI (BENGKULU)

continue reading…

1. Jadilah Jagung, Jangan Jambu Monyet.
Jagung membungkus bijinya yang banyak, sedangkan
jambu? monyet memamerkan bijinya yang Cuma satu-satunya.:unibrow:
Artinya : Jangan suka pamer

2. Jadilah pohon Pisang.
Pohon pisang kalau berbuah hanya sekali, lalu mati.:wow:
Artinya : Kesetiaan dalam pernikahan.

3. Jadilah Duren, jangan kedondong
Walaupun luarnya penuh kulit yang tajam, tetapi
dalamnya lembut dan manis. hmmmm, beda dengan kedondong,
luarnya mulus, rasanya agak asem dan di dalamnya ada biji yang berduri.:angkattopi:
Artinya : Don’t Judge a Book by The Cover.. jangan menilai orang dari
Luarnya saja. continue reading…

Oleh: Mas Edy

On Friday, 26 June 2009

PLAN MAINTENANCE SYSTEM (PMS)

Apa itu PMS? beberapa minggu yang lalu di telivisi nasional rame pemberitaan mengenai kecelakaan pesawat TNI angkatan udara kita yang berjatuhan tak berdaya. Kemudian bermunculan lah opini dan saling lempar tangung jawab. dalam perdebatan, pembicaraan yang sempat terlintas di kuping saya ketika sedang liwat di depan pesawat televisi adalah sebuah kata yang mengimpirasi saya sehingga saya menulis artikel ini adalah PEMELIHARAAN.

Pemeliharaan adalah Sebuah kata yang menurut saya sangat bermakna bagi sesuatu milik kepunyaan, property atau benda. Sehingga kata tersebut menjadi harapan bagi pemilik benda agar kalo bisa tetap berkualitas, tetap kuat, tahan lama dan tetap eksis “kata yang empunya barang”

Tetapi apalah di kata.. hukum alam tidak bisa di ubah tetapi hanya bisah di minimalis pengaruhnya. Dari persaingan bersama waktu mulai dari saat material sudah di bentuk menjadi sebuah benda yang dikenal sampai dengan suatu masa dimana yang oleh para pencipta alat tersebut menamakan nya Expire. Batas waktu karena proses kimia.“Waktu melapukan Kayu” atau pun pada sebuah batas waktu di mana “besi menjadi karat” sehingga tidak layak di gunakan.

Dari inspirasi saya tersebut saya mencoba mengaitkannya dengan dunia kita di dunia pelayaran, pengoperasian Armada kapal Laut atau merchant ships untuk berniaga. Di atur dalam Safety management code for ship yang kita kenal ISM Code adalah “Plan Maintenance system” PMS.

continue reading…

Oleh: Mas Edy

Monday, 1 June 2009

Berbicara tentang inspeksi, meriksa memeriksa di atas kapal, saya pada awal mengalaminya saat Eksternal Audit wah uda pada ngapalin tugas-tugas masing-masing dan beberapa poin yang di bagikan C/O. uda dek dekan ngapalinya. Trus adalagi nih katanya kalo kapal masuk singapore naik PSC gawat lagi bisa di turunin.. hehe buat cuit nyali juga sih.. mo join ke perusahaan luar.

Aturan atau regulation selalu terlintas di benak kita akan pekiran yang ruwet, was-was dan sebagainya. Namun, sebenarnya menghadapi sebuah Inspection tidak lah harus cemas bekerja dengan keras, tetapi jalanilah pekerjaan di atas kapal sebagaimana biasanya. Tentu dalam arti biasanya yang sesuai dengan waktu kerja, porsi kerja dan regulation pula. Dengan tanda kutip bukan bekerja ala di kapal tug boat, yang sebagian besar hanya pada tugas classic saja yaitu: jaga, makan tidur, bangun nyampe pelabuhan dan pulang rumah… Maaf ya bukan menyinggung. please jgn marah. he2.

continue reading…

The Mariners Hanbook NP100

2 comments

Di tulis oleh: mas Edy

Friday, 29 May 2009

Berlayar jaman sekarang bisa dikatakan paling mudah di banding bapak2 kita pelaut tahun 80-an. sekarang ini sangat di manjakan dengan segala kemudahan dari kemajuan tehnologi, baik perangkat Navigasi yang canggi, permesinan yang serba automatic dimana pengoperasiannya tinggal jaga alarm berbunyi artinya anda harus bergegas dari tempat duduk dan melihat tindakan apa yang anda harus ambil.

 

Sebenarnya pesawat apapun diatas kapal pasti ada manual book-nya, seperti contoh kecil saja ada pemasangan alat navigasi baru baik itu GPS, AIS, dll di anjungan pasti ada operation manualnya. Pertama kali saya berlayar awalnya terasa susah sekali karena belum memahami betul apa itu berlayar. Yang saya tau mengemudikan kapal dari suatu pelabuahan sampai pelabuhan tujuan dengan syukur selamat selesai. Ternyata menunjang operasional kapal, seorang mualim harus di bekali oleh ilmu Navigasi yg cukup. Memang di bangku kulia kita sudah di bekali dengan dasar pengetahuan, tetapi nama nya manusia tidak mungkin menyimpan semua aturan, teori dalam memori nya.

Oleh karena itu, di dunia bernavigasi selalu di perbaharui terus segala macam aturan sebagai upaya untuk mencegah kecelakaan yang di sebabkan oleh error manusia, salah satunya buku2 navigasi, buku-buku panduan Bahari / Sailing Directions, daftar-daftar mengenai istilah2 dan macam-macam. Nah sampailah pada suatu buku kecil kalo kita masih sekolah ada yang suka nyontek tuh kalo ujian, atau gope`aan.. lh saat ujian uda buntuh keluarin deh dewa penolongnya. smile_devilhe2.. termasuk saya juga. Tapi buku yg saya maksud disini bukan seperti itu, tapi buku pegangan pelaut hasil rangkuman petunjuk2, aturan2 dan informasi penting untuk seorang mualim, agar membantu dalam meberikan informasi2 petunjuk2 penting apabila seorang mualim barangkali lupa dengan sebuah prosedur atau aturan. Buku yang saya maksud adalah The Mariner`s Hanbook NP100. Yah mungkin nggak asing lagi bagi anda tetapi untuk memilikinya, agak sulit karena publication tersebut hanya boleh tinggal di rak buku anjungan dan tidak boleh dibawa pulang hanya untuk di baca di kapal. Tapi alangkah lebih baiknya anda miliki buku tsbt, kalo join lagi di kapal lain dan tidak ada di kapal tsbt maka soft copy ini bisa jadi membantu anda. ( klik link berikut ini kemuadian jendela baru pilih free user kemudian klik download.)

Buku adalah gudang ilmu, membaca adalah kuncinya tetapi, tidak lah salah juga istilah itu sekarang berubah; Google adalah gudang Ilmu browsing dan membaca adalah kuncinya.

Hanya untuk anda yang membutuhkan, akan saya beri link download nya.., Selahkan tinggalkan pesan pada colom comentar.

Di mozambique channel Africa

3 comments

Oleh: mas edy

On board Tuesday, 17 March 2009

Sepanjang bulan maret saya absent internet, begitulah seorang pelaut hanya ingin sekedar menulis cerita pengalaman hidup seorang popeye.

Saya baru sebualan ini join lagi di salah satu kapal tanker perusahan korea, naik di Durban S.A lalu next port ke India. Singkat saja liku-liku kehidupan di kapal memang suatu pengalaman yang unik baru pertama kali ini ngumpul dengan crew kapal orang korea. ada juga burma dan china, tapi sebelumnya sudah perna ngumpul. hanya korea saja yang baru pertama kali. ini sebuah pengalaman yg sebenar nya bukan unik tapi pengalaman yg gila.

Saya sedang menulis cerita ini baru saja tadi pagi kira2 pergantian jaga 2/Off ke C/Off posisi kapal sedang berlayar menuju India passing Mozambique Channel ( antara Madagascar dan Benua Africa ).

Hari ini tanggal 17 March 2009 benar2 merubah pola pemikiran saya dulunya selalu mengalah tetapi kali ini dan mungkin ke depannya saya harus menjadi jati diri saya yang sebenarnya. Kalau orang Rote (Ibu rote, ayah dari daratan Timor) yang meratau mempunyai satu tekat dalam hati " Saat Orang rote NTT meninggalkan kampung halaman untuk merantau ke negeri orang nyawa pemuda tsbt sebenarnya sudah di bayar" hidup mati di negeri orang apapun persoalan hidupnya pantang menyerah bila harus mati sekalipun.

wah seram juga neh cerintanya he2..

continue reading…

Di rangkum oleh: Mas Edy

On Tuesday, 3 February 2009

Sumber: berbagai sumber buku pelayaran

AIS

Automatic Identification System

AMVER

Automated Mutual-Assistance Vessel Rescue System: a worldwide voluntary system operated exclusively to support SAR and to make information available to all RCCs

ARCS

Admiralty Raster Chart Service: electronic raster charts produced by the United Kingdom Hydrographic Office

" Menyongsong Badai "

Di tulis oleh: Prasongko C/O

26 January 2009

 

Kapal Bima 1 diambil dari bahasa (Jawa)
Indonesia bernakhodakan Capt Damar Samudro tetapi berbendera Panama,sungguh ironis sekali. Kapal dengan panjang 315 m itu kini dalam komandoku. Ya kira-kira tiga kali panjang lapangan sepak bola. Route pelayaran pun berubah, kini menjadi antarnegara. Pernah kutanyakan pada bagian operasional dan perawatan kapal, kenapa kapal milik BUMN ini berbendera Panama? Bukankah kita bisa dan lebih bangga kalau merah putih berkibar di kapal, bahwa kapal Indonesia pun mampu melakukan pelayaran samudera seperti bangsa-bangsa maritim lainnya. Dengan alasan yang diplomatis bagian operasional dan perawatan pun menjelaskan alasannya. Entah alasan itu benar atau salah menurutku, tetapi jelas membuat hatiku kecewa kalau BUMN saja tidak berkenan menggunakan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI),

 

continue reading…

Powered by WordPress Web Design by SRS Solutions © 2010 Seaman personal blog Design oleh Arnold