Oleh Mas Edy

Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 11 Mar, 2011

Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku

KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

 

1. ………………………………
a. Dalam penentuan deviasi dengan baringan benda angkasa, berapa tinggi matahari yang dipakai dan apa alasanya ?

Jawab:

Dalam penentuan deviasi dgn baringan benda angkasa, tinggi benda angkasa, tinggi matahari yang dipakai yaitu kurang dari <30º atau matahari baru terbit atau sebelum terbenam. Di karenakan untuk memperkecil kesalahan baringan benda angkasa. Semakin tinggi matahari maka semakin besar nilai delta baringannya.

b. Jika nilai variasi di peta tidak dapat di percaya sepenuhnya, bagaimana kita dapat menentukan variasi yang sebenarnya ?

Jawab:
Untuk posisi kapal telah diketahui Yaitu : dengan menggunakan rumus Var = åc.E
                                                                                                                                 8
Contoh: Dengan melakukan observasi, yang dapat diuraikan Metode untuk mendapatkan nilai variasi. Observe dilakukan dengan pedoman standart pada 8 atau 16 haluan / mata angin : kapal ditahan (steady) untuk paling sedikit 4 menit pada setiap haluan, sedangkan baringan diambil terhadap matahari atau benda angkasa lain, atau benda jauh.

Jika azimut telah dihitung, selisih antara Bs dan Bp ?, akan memberikan sembir (compass error). Jadi nilai rata-rata dari sembir akan memberikan nilai variasi.

Untuk posisi kapal tidak diketahui Yaitu dengan menggunakan rumus : Bm = å Bp
                                                                                                                                 8
Contoh : Dari pedoman yang di tempatkan dengan baik, kita dapati baringan-baringan dari menara soar jarak 1 mil.

Dimana : nilai rata-rata baringan pedoman memberikan nilai yang kemudian dijabarkan pada setiap Bp. Guna mendapatkan deviasu untuk masing-masing Hp.

c. Dalam penentuan deviasi dengan benda bumiawi, apa yang di maksud dgn benda jauh itu?

Jawab:

Benda jauh dalam penentuan deviasi adalah penentuan deviasi dengan melakukan baringan benda2 yang terdapat di peta seperti bui-bui dll.

2. ………………

a. Apakah maksud dan tujuan Menimbal pedoman

Jawab:
Tujuannya adalah:
  • Membuat deviasi sekecil mungkin
  • Perubahan deviasi pada setiap perubahan haluan agar terjadi deviasi secara teratur
  • Sebanyak mungkin memperkuat gaya pengaruh disamakan pada setiap haluan
b. Berdasarkan asas manakah kita laksanakan penimbalan pedoman?
Jawab:
  • Gaya magnetis yg menyebebkan dev dilenyapkan Oleh gaya yg sama & sejenis tetapi yg bekerja dlm arah yg berlawanan
  • Kutub permanen di dlm kapal hrs ditimbal oleh magnet permanen.kutub transien didlm besi lunak vertikal hrs ditimbal oleh massa besi lunak vertical kutub transien didlm besi lunak horisontal hrs ditimbal pula oleh masa besi lunak horisontal yg sejenis

c. Sebutkan semua alat penimbal yg digunakan?

Jawab:
  • magnet korektor membujur kapal (mengoreksi gaya P)
  • magnet korektor melintang kapal (mengoreksi gaya Q)
  • magent korektor vertikal (mengoreksi gaya R,KV,CV)
  • Bola2 besi lunak (mengoreksi pengaruh a,c,b & d)
  • batang flinders (mengoreksi gaya CV)

d. Jelaskan ungkapan kapal siap laut secara magnetik?

Jawab:
Semua bagian besi harus berada ditempat-tempat seperti keadaan sedang berlayar. Atau dengan kata lain, kapal harus siap berlayar secara magnetis. Derrick Boom DOWN dan Gravity Davit swing IN

3. Hasil swinging ship, diperoleh data nilai deviasi:
Hp U TL TT m S BD B BL
Dev -4º + 3º +14º +21º +10º -11º -20º -13º
Diminta : tentukan nilai coifisien ABCDE dan nilai deviasi pada haluan 120º

Jawab:

Hp

Dev

A

B

C

D

E

U

– 4

– 4

 

– 4

 

– 4

TL

+3

 

 

 

+ 3

T

+14

+14

+14

 

 

+14

M

+21

 

 

 

+21

S

+10

+10

 

+10

 

+10

BD

-11

 

 

 

-11

 

B

-20

-20

-20

 

 

-20

BL

13

 

 

 

-13

Total

 

0/4

-6 /2

+6 /2

0 /4

0 /4

Koefisien

 

A=0

B = 3

C = + 3

D = 0

E = 0

Diragam

 

diag-3

diag-4

diag-5

diag-6

diag-7

Dev.HpX0

A+

B.sinHp+

C.CosHp+

D.sin2Hp+

E.Cos2Hp

1

2

3

4

5

6

7

-Nilai Deviasi pada haluan 120 yaitu:
Dev.Hp xº = A+B.sin Hp+C.cos Hp+D.sin2Hp+E.cos2Hp
Dev.120º  = 0+(-3) sin120º+3 cos120º+0 sin120º+0 cos120º
                 =2.5+(-1,5) =-4º
Jadi nilai deviasi pada haluan 120º adalah –4º

 

4. ……………..

a. Setelah sistem peredam (dumping system) itu bekerja, keempat faktor (gaya) manakah yang menentukan edaran ujung utara poros gasing di angkasa?

    Jawab:
    4 Faktor yg menentukan edaran yg poros gasing diangkasa adalah:
  • Presesi Sekunder
  • Precession
  • Tilling
  • Drifting
    • b. Sebutkan penyebab dari masing-masing gerakan gaya tersebut!
      Jawab:
    • Penyebab dr masing2 gerakan / gaya :
    • Tilling → Rotasi Bumi
    • Drift → Rotasi Bumi
    • Presesi → Gaya Berat
    • Presesi Sekunder → Sistem Peredam
    • 5. ………………

      a. Jika koef B dan C telah ditimbal/ dihilangkan seluruhnya kita beralih pd penimbalan magnet yg transien ialah bagian besi lunak, bagian manakah yg terkait disini ?

        Jawab:
        Pada haluan" mana korektor diatur disetel kembali.Bagian yg terkait adalah :
        – Besi lunak tegak / vertikal : f = 0 ; c = ( – )
        – Besi lunak mendatar / Horisontal : b, d, h = 0
                                                                     a, e = ( – )
                                                                         g = minim.
        – Haluan-haluan : Um, Sm, Tm dan Bm.

      b. Pada lazimnya, berapa jauh korektor" magnet hrs di pasang thdp letak jarum kompas & mengapa demikian ?

      Jawab:
      Jarak terhadap letak jarum kompas, bagi korektor yang berupa besi mgnetik ialah : Yakni berada tidak lebih dekat dari dua kali panjangnya sendiri terhadap susunan jarum pedoman untuk alasan dan maksud yang sama, setidaknya harus lebih dari 40 cm.

      Postingan lain yang berhubungan: