Oleh Mas Edy

Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 9 Mar, 2011

Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku

KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

1. Persiapan umum yg dilakukan pd saat 1 hour notice to E/R saat kpl mau berangkat terhadap:
a) Kompas magnet & Kompas gyro adalah:
  • Mencocokkan penunjukan pd anak2 pedoman (repeater) dgn pedoman induk
  • Periksa pedoman gyro dan kompas magnet oleh pengambilan baringan sejati kade ataupun 2 benda lain yg terletak segaris (menentukan kesalahan gyro dan kompas magnet)
  • Periksa apakah susunan alarm2 dan lampu2 bekerja dgn baik
  • Periksa penunjukan pd voltmeter2
b) Sistem kemudi kpl dlm hal ini harus diperiksa juga, baik sistem manual, lever maupun remote:
  • Diperlukan 2 tester, satu dianjungan dan satu di ruang kemudi untuk mengkonfirmasikan kedudukan sudut kemudi antara kedua tempat tsb apakah sudah sesuai dan berfungsi dgn baik.
  • Putar daun kemudi mulai dari 5 derajat kekiri sampai 35 derajat, selanjutnya dibalas kekanan sampai 35 derajat dan dikembalikan ke posisi tengah-tengah, adakah sinkronisasi dari penunjukan sudut kemudi di anjungan dan mesin kemudi.
2. Pada waktu menimbal pedoman, jelaskan tentang:
a) Koefisien-koefisien yg tidak dapat ditimbal dikpl niaga adalah:
  • Koefisien A dan E
b) Penempatan (letak) magnet-magnet penimbal:
  • Magnet korektor membujur kpl (mengoreksi gaya P) Harus diletakkan sedemikian rupa shg porosnya mengarah membujur kpl secara horisontal, titik pusatnya harus terletak pd bidang vertical / melintang melalui titik pusat susunan jarum.
  • Magnet penimbal / korektor vertical (mengoreksi gaya R, kV, eV) Kedudukannya adalah vertical dibawah titik pusat dari susunan jarum.

  • Magnet penimbal / korektor melintang (mengoreksi gaya Q) Korektor melintang kpl seringkali ditempatkan dibelakang korektor membujur

  • Bola-bola besi lunak (mengoreksi pengaruh a, c, b, dan d) Bola-bola tsb hrs ditempatkan sedemikian rupa, sehingga titik2 pusatnya terletak dlm bidang horisontal yg sama (sejajar thd jarum kompas) dan ditahan sama jarak pd kedua sisi pedoman tdk lebih dekat dari 11/4 kali panjang jarum pedoman yg terpanjang.
  • Batang flinder (mengoreksi gaya cV) Korektor ini ini ditempatkan didlm tabung kuningan, biasanya ditaruh disisi depan dari rumah pedoman.

c) Jarak magnet sampai pertengahan mawar paling sedikit harus sebesar dua kali panjangnya sendiri, setidaknya hrs lebih dari +/- 40 cm

3. Sebutkan dan gambarkan ketiga jenis gaya magnetisme kapal yg permanen yg menimbulkan deviasi
a) Gaya yg bernilai positif pada magnetisme kapal yg permanent
  • Gambar tiga komponen gaya magnetisme kpl yg permanen dlm tanda positif

        Gaya Posetif

  • Gaya P+ = arah membujur kedepan (sumbu X+)
  • Gaya Q+ = arah horisontal melintang kanan (sumbu Y+)
  • Gaya R+ = arah vertikal kebawah (sumbu V+)

b) Gaya yg bernilai negatif pada magnetisme kapal yg permanent

  • Gambar tiga komponen gaya magnetisme kapal yg permanen dalam tanda negatif

       Gaya P-negatif

  • Gaya P- = arah membujur kebelakang (sumbu X-)
  • Gaya Q- = arah horisontal melintang kiri (sumbu Y-)
  • Gaya R- = arah vertical keatas (sumbu V-)
  • Magnetisme permanen menimbulkan penyimpangan yg bersifat semi sirkuler.
    Penyimpangan yg semi sirkuler adalah penyimpangan yg mengalami perubahan tanda (+/-) pada setiap 180 derajat perubahan haluan

4. ………………….

    a. Ketiga jenis magnetisme kapal sehubungan adanya ketiga jenis besi kapal yaitu:
  • Magnetisme permanen magnetisme yg diinduksikan didlm besi keras kapal
  • Magnetisme transien magnetisme yg diinduksikan didlm besi setengah keras
  • Magnetisme Remanen
b. Sifat magnetisme masing-masing tersebut adalah:
1. Magnetisme Permanen
  • sifatnya tetap artinya, sifat kemagnetannya tidak hilang
  • hasil gaya, gaya tdk berubah
  • cara penimbalan oleh korektor P, Q, R
2. magnetisme Transien
  • Sifatnya sekilas.
  • artinya, sifat kemagnetannya cepat datang dan cepat hilang.
  • hasil gaya, gaya berubah menurut haluan.
  • cara penimbalan oleh batang flinder
3. magnetisme Remanen
  • sifatnya sementara
  • artinya, sifat magnetismenya lambat datang lambat hilangnya
  • hasil gaya, gaya berubah menurut haluan
  • magnetisme remanen tdk dapat ditimbal

5. ……………….

a. Rumus Deviasi total dari Airy & A Smith adalah:
Rumus deviasi total dari Airy dan Archibald Smith :
δ˚= A + B sin Z’ + C cos Z’ + D sin Z’ + E cos 2 Z’
Sifat deviasi dari masing masing komponen disini
A sifatnya tetap
B sin Hp + C cos Hp sifatnya semi sirkular
D sin 2Hp + E cos 2 Hp sifatnya kuadrantal

sifat deviasi dari masing2 bagian (ada juga di naskah November 2009, dan naskah bebas II)

b. Apaka Koefisien A itu, adalah:

Koefisien dgn simpangan yg tetap (konstan), artinya untuk semua haluan deviasinya tetap sama, dan disebut + Apabila deviasi yg disebabkannya adalah timur.

c. Koefisien A tidak berubah menurut lintang, Buktinya:
                 A = d – b
                        2 λ

A tidak terikat dengan Z dan tidak tergantung dr lintang, sebab H & I tdk terdapat dlm rumus A. Maka dr itu A Merupakan kesalahan tetap (konstan)

d. Koefisien A dpt menimbulkan deviasi disebabkan oleh:

magnetisme Transien didlm besi lunak horisontal yg non-simetris thd bidang pertengahan kpl. Dapat pula terjadi karena sebab-sebab yg non-magnetis misalnya karena garis U-S pembagian mawar pedoman tdk sejajar dgn sumbu magnetis, berarti mawar pedoman mempunyai kesalahan kolimasi.

Postingan lain yang berhubungan: