Oleh: Mas Edy

Onboard, 04 November 2009

 

Aku hanya ingin share beberapa pengalaman pribadi di atas kapal tentang ilmu pelaut. Maksud aku begini, anda pernah mendengar cerita bahwa pelaut Indonesia itu di kenal dengan akalnya yang pintar, di mana sebuah alat atau pesawat bantu di atas kapal, bisa di pretelin untuk di gunakan kembali walau sebenarnya sudah tidak lagi di gunakan/pakai. Kalaupun di gunakan lagi, tidak aman atau tidak safety karena sebenarnya sudah tidak mengikuti prosedur. Atau mungkin tidak jauh berbeda maksudnya seperti cerita orang bule dengan orang Indonesia, ketika mereka di sungguhi minuman botol saat berkunjung ke rumah seorang teman, Si bule ini tidak juga meminum minumannya, sedangkan si Indonesia ini sudah hampir habis minuman botolnya di selah2 obrolan mereka. Anda tahu mengapa si bule ini belum juga meminum minuman botolnya? Karena tidak di sediakan pembuka botol. Sedangkan si Indonesia ini

menggunakan akal kawan, dia bisa membuka penutup botol dgn giginya.. He2.  Walau sebenarnya bisa membahayakan giginya patah, “Pikirnya dari pada nunggu kehausan tak ada rotan akar pun jadi” .
Dalam pekerjaan di atas kapal, banyak sekali kasus2 yang dapat kita menemukan solusi dan penyelesaiannya yang tidak harus segera membutuhkan pertolongan (permintan) ke- Office. Walaupun demikian, permintaan tetap harus di ajukan, tetapi untuk sementara waktu yah kita gunakan akal dulu. Hamm.
Permasalahan yang saya alami tidak seperti cerita saya di atas untuk mengakali suatu alat tetapi saya mencari alternatif dan solusi.

Kasusnya adalah mesin scaner kapal rusak mendadak.. Padahal, mesin ini saya butuhkan untuk meng scan sebuah Surat Berita Acara yang telah di tanda tangani Master dan terdapat stempel kapal. yang memang harus di scan untuk di kirim via email kapal.

Kasus yang lain adalah mesin scaner dan foto copy adalah satu alat ( 3in one  printer, photocoppy dan scaner )  maka jelas saya tidak dapat menggunakan juga untuk mencopy form untuk keperluan pengisian misalnya Check List dll. Kalo anda mengalami hal seperti ini, pasti anda sedikit ruwet juga apa yg mau di buat.

nah kembali ke kasus pertama… ternyata mesin scaner rusak saat saya hendak menggunakan nya, sementara kapal sedang berlayar di tengah laut. Solusinya adalah anda pasti memiliki handphone yang ada kamera. ya cukup hp berkamera langkah2 nya sbb:

( Untuk tipe Nokia E71, tapi pada umum nya tipe HP Nokia berkamera hampir sama )

1). Lankah pertama:

     Pada menu utama hp pilih Installations folder ( lihat gambar 1)

Scan1

                      gambar 1

 

2). Langkah berikut nya pilih multiscan ( lihat gambar 2)

Scan2

                     gambar 2

3). kemudian langkah terakhir nya tinggal mengscan, dengan menekan tombol oke, atau jepretan kamera. Setelah object yang hendak kita scan berada tepat pada sudut fokus yang sesuai keinginan kita. seperti pada gambar 3.

 

Scan3

                    Gambar 3

 

Gampang kan, sebenarnya trik ini tidak hanya berguna saat di atas kapal, tetapi saat di darat pun berguna. Contohnya, saat kita melamar pekerjaan. Yang namanya melamar itu sudah menjadi bagian dalam profesi kita oleh karena itu, coppy meng-coppy, scan sertifikat, CV dan lain – lain sering kita butuhkan saat hendak melamar pada perusahaan pelayaran atau manning agency. Atau terkadang di dalam perjalanan, mendadak ada teman yang memberikan chance (info lowongan ) sementara gak ada Coppy CV atau sertifikat yang tersedia dlm tas jinjing kita.. salah satu alternatif adalah menggunakan trik ini.