Review kembali: 18/Mar/2016
    Mata kulia: Hukum Maritim
    Dosen: Capt. Pramono
    Date: 22/10/2013

    (Coret-coretan catatan pelajaran, mohon kembali ke buku! tidak diperkenankan dijadikan acuan)

    Catatan Hal. 2 ( hal 1, 2 di kertas )
    Soal kelayak lautan,
    >>Keselamatan kapal. Hal 32.
    Solas 74 terdiri dari 12 Chapter ( Hal 33)
    Kapal bendera Indonesia wajib masuk BKI Class ( hal 34)
    BKI belum masuk dalam angggota IACs. BKI bisa masuk anggota IACs apabila sudah 16jt kapal telah diklaskan.

    Member of IACS ( lihat hal 37)
    IACS di bentuk pada Thn 1968 ( hal.39 )
    Logo pada sertifikat class + artinya ( lihat hal 40 )
    Logo pada sertifikat class jangkar artinya (lihat hal.41)
    Logo persyaratan mesin artinya (lihat hal.42)
    Tanda class dlm ruang muat logo dan artinya lihat ((hal 42)
    Dasar hukum survey ( lihat hal.44)
    Kapal penumpang (Under water survey tiap thn)
    Kapal barang under water survey ( 2 times in 5 year) (Lihat Hal. 83)
    5thn sekali major inspection oleh terminal. ( di kapal tanker )
    Aturan jangka waktu survey (lihat hal.46)
    Operation manager (org deck) dan
    Fleet manager (org eng)
    Pengendalian operasi kapal dlm IMO adalah aturan.
    Bila membawa kapal asing melakukan hak lintas alur laut di perairan Indonesia lihat aturan. Indonesia telah melaporkan aturan ini ke IMO Alur laut kepulauan Indonesia ( hal.26)
    Di dalam SOLAS ada ancaman pidana: ( hal 48 )
    Apa arti Marpol 73/78 mengapa ada thn 73/78 (lihat hal. 49)
    ——————————————————-
     
    PERTEMUAN HARI SELASA 19/11/2013
    Notaris membuat:
    Sertifiakt hipotik, mordiq jamina benda bergerak piutang.
    Piutang Maritim
    Kententuan Indonesia.
    Hipotik piutang yang terdaftar.
    Di kapal ada hutang yg tidak terdaftar.
    Hutang-hutang maritim tetap mengikut kapal kemana kapal berpindah pemilik.
    Jadi mau beli kapal bekas minta declaration utang-utang tidak terdaftar.
     
    SOAL HUKUM MARITIM:
    Kasus maritim :
    1. Tanggal 1 Juni 2005 MV. Jaya Line tubrukan dengan Brunai Star. klaim Brunai star melekat sebesar 100,000 US$
    2. Kapal JMV. JAYA LINE diperbaiki oleh galangan selesai tggl 21 oktober 2005
    3. Tanggal 30 Desember kapal memasuki pelabuhan seluruh awak kapal di turunkan kecuali NKD.
    4. 15 Juni 2006 salvor mengajukan klaim dan kapal ditahan dan dilelang dengan nilai 1,000,000 US$
    ———————————————————————–
    Piutang yang melekat pada kapal terdiri dari:
    1. Ganti rugi kerusakan brunai star : 100,000 US$
    2. Gajih Nakhoda dan awak kapal yang belum dibayar : 200,000 US$
    3. Pengeluaran Nakhoda untuk kepentingan kapal : 100,000 US$
    4. Salvage reward : 225,000 US$
    5. Bea pelabuhan : 75,000 US$
    6. Hipotik : 500,000 US$
    Penyelesaian piutang tersebut dilakukan berdasarkan Konvensi Maritim Lien and Mortgage sbb:
    1. Klaim dari MV. Brunai Star sebesar 100,000 US$ tidak dibayar karena sudah kadaluarsa sesuai prioritas pembayaran piutang maritime sesuai konvensi Marime Lien & Mortage adalah sbb:
    – Klaim Gaji/upah dan pengeluaran Nakhoda : 300,000 US$ (dasarnya pasal 4 ayat 1)
    – Hipotek : 500,000 ( dasarnya pasal 5 ayat 1 )
    ———————————————————————– +
    Jumlah : 800,000
    Sehingga salvage hanya menerima pembayaran sebesar 200,000 US$. Kemudian claim-claim lain nya: bea pelabuhan tidak terbayar.,
     
    PERTEMUAN 26/11/2013
    BAHAS SOAL:
      1. Pada tanggal 31 Januari 2006 terjadi tubrukan antara KM Senopati dan KM Nusantara di laut wilayah Malaysia. Oleh Port Authority kedua kapal diperintahkan untuk berlabuh dan dilakukan investigasi. KM Senopati mengalami kerusakan pada lambung kanan palka II dan palka IV, sedangkan KM. Nusantara mengalami kerusakan baik pada dek haluan dan (maupun) robek sebelah kiri. Kedua kapal saling menuntut (both to blame) dan disepakati 45 / 55 % untuk keuntungan KM Nusantara. Jika anda sebagai Nakhoda KM. Senopati:
        1. Bukti apa yang harus anda sampaikan (data-data) sebelum tubrukan yang dijadikan dasar putusan both to blame ?
        2. Dokumen apa saja yang harus anda sampaikan berkaitan dengan tubrukan dalam rangka untuk mendapatkan ganti rugi dari asuransi.
        Jawab:
        a). Data2 yang disampaikan dalam rangka dijadikan sebagai dasar putusan both to blame untuk menentukan tingkat kesalahan masing-masing kapal adalah:
        1. Bukti sebelum tubrukan berupa yang tertulis dalam buku harian kapal yaitu:
        – Haluan kapal, kecepatan kapal, arus, angin. Posisi kapal
        Master rule.

         

        b). Document2 yang harus disampaikan:
        1. Master Note of protest
        2. Ship Accident report (LKK)
        3. Master Statement of fact
        4. Master Statement of Damage.
        5. Daily Report
        6. Extract of log book
        7. Average Mentioning Form
        8. Statement of guarantee
        9. Under writer surveyor report of survey
        10. Class survey record
         
        PERTEMUAN 17/12/2013
        "No cure no pay"
        Yang di maksud dgn Salvage:
        Besar nya nilai tolong itu belum disebutkan maka di katakan Lloyd Opened Form. Atau tidak di cantumkan besarnya upah tolong yang akan diterima oleh penolong.
        Kasus The Hilsmant 1950, bunker dengan tender.
        Keputusan untuk melakukan salvage ada di tangan anda Nakhoda.
        Hal paling sulit kapan harus melakukan salvage itu sulit sekali.
        Salvage menurut peraturan Indonesia siapa pun tidak boleh melakukan menolong tampa ijin Nakhoda.
        Orang mendapatkan upah menolong harus pekerjaan menolong nya berhasil. "No cure no pay"
        Valuntariness (sukarela )
        Scopic ( Special Compensation P.&I. Club )
        Exception to the general principle whereby the tug owner is liab
        Tolong di terjemahkan
        Yang perlu di baca2.
        Tanggung jawab dan Batas Tanggung jawab. Maritime Claims.

         

        Terms:
        Salvor: a person engaged in salvage of a ship or items lost at sea.