Marine Higher Education Institute
Oleh Mas Edy,
In progress 04 Nov 2010

Noltime.com  – Prosedur Darurat & SAR, catatan belajar-ku

Dalam mengatasi keadaan darurat harus dibentuk suatu pola penanggulangan keadaan darurat, apa saja manfaat dengan pola tersebut!
Jawab :
Manfaat dengan dibentuk suatu pola penanggulangan keadaan darurat adalah:

  • Dapat mencegah/ menghilangkan kemungkinan terjadinya kerusakan-kerusakan akibat dari meluasnya keadaan darurat.
  • Dapat memperkecil kerusakan-kerusakan materi dan lingkungan dimana kapal berada.
  • Dapat menguasai keadaan darurat yang terjadi di atas kapal secara cepat, tepat, aman dan terkendali.

Sebutkan kelompok-kelompok bagian dari organisasi keadaan darurat di atas kapal dan jelaskan tugas-tugas dari masing-masing kelompok tersebut!
Jawab :

Pusat Komando
  • Pada waktu mengatasi keadaan darurat yang terjadi di atas kapal ada di anjungan dengan komando Nahkoda/ Perwira Senior.
  • Bertugas melaksanakan komunikasi baik intern maupun extern dan mengkoordinir tindakan-tindakan penanggulangannya.

Kelompok keadaan darurat

  • Dipimpin oleh seorang Perwira
  • Bertugas menaksir keadaan darurat yang sedang terjadi dengan secermat mungkin apakah penanganannya memerlukan bantuan pihak-pihak luar atau tidak.
Kelompok pendukung
  • Harus dipimpin oleh seorang Perwira atau Senior Rating yang memiliki rangking pengalaman dan sertifikasi.
  • Bertugas mendukung kelompok keadaan darurat dalam mengatasi keadaan darurat yang terjadi di atas kapal terutama sekali dalam mempersiapkan dan mempergunakan peralatan.

Uraikan dengan jelas langkah apa yang segera dilakukan jika kapal anda tubrukan!

Tuliskan cara memancarkan Distress Alert dan Message jika kapal anda dalam keadaan bahaya dan sangat membutuhkan bantuan segera!
Jawab :

Langkah yang segera dilakukan jika kapal tubrukan :
  • Bunyikan Sirine/ alarm bahaya
  • Menggerakkan kapal sedemikian rupa untuk mengurangi pengaruh tubrukan.
  • Pintu-pintu kedap air dan pintu-pintu kebakaran otomatis di tutup.
  • Lampu-lampu deck dinyalakan
  • Nahkoda diberitahu
  • VHF dipindah ke Channel 16
  • Awak kapal dan penumpang dikumpul-kan di master station.
  • Posisi kapal tersedia di kamar radio dan diperbaharui apabila ada perubahan.
  • Setelah tubrukan got-got dan tangki-tangki di sounding
Cara memancarkan Distress Alert dan Message jika kapal dalam keadaan bahaya dan sangat membutuhkan bantuan segera ialah :
  • Memancarkan berita bahaya dengan satu atau lebih Frekuensi Marabahaya Maritim Internasional 500 KHz (Radio Telegraphy), 2182 KHz (Radio Telephony) dan 156,8 MHz (VHF Channel 16 Radio Telephony).
  • Bila menggunakan frekuensi 500 KHz dan 2182 KHz maka sebelum berita bahaya dikirimkan, maka terlebih dahulu harus didahului dengan sinyal alarm yang memadai.
  • Bila stasiun radio kapal mengalami kegagalan dalam memancarkan berita bahaya, maka gunakanlah radio jinjing yang dihubungkan dengan sistem antena kapal.
  • Gunakan EPIRB untuk memberitahu-kan.
Tindakan/langkah apa yang segera dilakukan jika kapal anda terjadi kebakaran/ledakan?
Jawab :
1) Laporkan kejadiannya ke Terminal (loading master) atau terminal Control Room dengan secepat mungkin menggunaakn Sirine kapal, VHF/UHV, telephone dan lain-lain.
2) Segera menghentikan operasi muatan, munkering, de balasting/ balasting, tank cleaning dan lepaskan semua hoses setelah dikeringkan.
3) Lakukan pemadaman kebakaran dengan water fog dari tempat yang strategis.

4) Main engine, steering gear dan peralatan lainnya dibuat stand by untuk lepas sandar.

Sebutkan 10 macam isyarat bahaya yang ada di kapal sesuai dengan aturan internasional!
Tindakan/langkah yang segera dilakukan jika kapal terjadi kebakaran/ledakan adalah :
1.Tembakan atau isyarat ledakan, tiap 1 menit
2.Bunyi terus menerus menggunakn suling, bel atau gong.
3.Roket atau cerawat, memperlihatkan bintang merah
4.S.O.S (…_…),melalui radio telegraphy atau peralatan lainnya.
5.Isyarat radio telephony "May Day"
6.Isyarat bendera NC
7.Bendera bujur sangkar yang dipasang dibawah atau di atasnya bola atau berbentuk bola.
8.Lidah api,yang terbakar di tong berisi minyak dll.
9.Cerawat payung atau cerawat tangan,memeperlihatkan cahaya merah.
10.Isyarat asap dengan warna "Jingga’
11.Menaikturunkan secara pelan,kedua tangan yang direntangkan
12.Isyarat alarm radio telegraphy
13.Isyarat alarm radio telephony

14.Isyarat "EPIRBS"

Persiapan-persiapan yang harus dilakukan di atas kapal jika kapal kita akan menolong kapal lain yang memerlukan pertolongan :
Jawab :
1 Menggantungkan tali pada lambung kapal sedikit di atas permukaan air.
2 Menyiapkan mesin derek beserta dengan sling-sling muatan, jala-jala muatan, platform untuk mengangkat korban dari air.
3 Menyiapkan tali-tali buangan, tangga-tangga dan jala-jala penyelamat pada kedua sisi lambung kapal.
4 Menyiapkan sebuah inflatable liferaft (bilamana perlu dikembungkan terlebih dahulu).
5 Menyiapkan tenaga yang peralatan medis.

6 Menyiapkan alat-alat pelempar tali.

Tindakan-tindakan yang harus dilakukan bila mendekati dan berada di daerah datum dari kapal yang mengalami musibah :
Jawab :
1.Bergerak menuju ke Datum yang telah ditetapkan dan memulai SAR dengan pola expanding square search.
2.Menandai datum dengan menggunakan ILR atau benda terapung lainnya untuk memeriksa drift.
3.Kapal lain yang datang berikutnya sesuai ketentuan CSS dan metukan track spacing.
4.Kapal yang pertama kali tiba dilokasi melaksanakan expanding Square Search, sedangkan kapal lainnya melaksanakan parallel Track Search ( Cuaca Bagus )
5.Bila keadaan penglihatan terbatas dan kapal penolong sedikit, maka yang pertama kali datang segera menghentikan pola pencarian Expanding Square Search dan menggantinya sector search.

Postingan lain yang berhubungan: