Oleh Mas Edy
Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 14 Mar, 2011
Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku
KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

 

1. Sebutkan perawatan yang harus dilakukan pada:
a. Kompas magnet
Jawab : belon boss

 

b. Kompas Gyro

Jawab : belon boss

2. ……………..
a. Apa maksud dan tujuan akhir dari penimbalan kompas magnet ?
Jawab :
Artinya: Mengurangi gaya induksi magnit bumi pada besi kapal

Tujuan akhir penimbalan adalah :
  1. Membuat deviasi sekecil mungkin
  2. Perubahan deviasi pada perubahan perubahan haluan agar terjadi secara berangsur-angsur
  3. Sebanyak mungkin memperkuat gaya pengarah dan disamakan pada semua haluan
b. Apakah kekurangan dan kerugian dari nilai deviasi yang terlampau besar?
Jawab :
  • Deviasi berubah cepat pada perubahan halauan mawar kadang-kadang menjadi tidak tenang dan kadang-kadang lamban sehingga berlayar dalam perairan sempit menjadi sulit karenanya.
  • Mudah terjadi kekeliruan, apabila berlayar di bawah pandu.
  • Deviasi yang besar mengakibatkan perubahan besar dalam gaya pengaruh, sehingga pada halauan-halauan yang tertentu mawar menjadi terlampau lamban.
  • Jika simpangan sangat besar, maka pada waktu kapal oleh mawar menjadi tidak tenang.

 

3 ………………
a. Sebutkan berbagai kesalahan – kesalahan kompas Gyro (Gyro Error) dan yang mana kah yg dapat anda koreksi langsung?
Jawab :
Kesalahan-kesalahan pada kompas gyro
  • Kesalahan haluan dan laju
  • Kesalahan peredam (kesalahan lintang)
  • Kesalahan Balistik
  • Kesalahan Ayunan
Kesalahan yang dapat dikoreksi langsung yaitu :
  • Koreksi terhadap kesalahan Haluan dan Laju dengan menggunakan alat-alat Semi Automatic Corector yang dipasang pada cincin garis layar pada jarak 180° dari garis layar.
  • Koreksi terhadap kesalahan Peredam pada sisi kanan “ Semi Automatic Corector” terdapat sekerup kedua dengan begitu cincin garis layar itupun dapat disetel untuk memperbaiki kesalahan lintang.
  • Kesalahan Bolistik dan kesalahan Ayunan tidak perlu dikoreksi karena telah diperhitungkan dalam konstruksinya.
    b. Bagaimana kita menimbal koefisien C? Secara teknis operasional ? (jelaskan secukupnya dgn gambar)
    Jawab :
  1. Haluan kapal diarahkan untuk Um dan tempatkanlah magnet melintang dgn pertengahannya tepat pada garis pertengahan kapal, demikian sehingga deviasinya dilenyapkan seluruhnya (nol).
  2. Haluan kapal diarahkan untuk Sm dan geserlah magnet tersebut demikian sehingga deviasinya berkurang sampai setengahnya.
Jawaban model-II
Gambar:
Menimbal koefisien-c-11
HP            = 0 (sementara)
Bm rambu = 060o
Bp rambu = 070o
Deviasi     = -10o
Hm           =000 (UM)
Deviasi     =-10o
Hp            =-10o

1. Kapal diputar 10o ke kanan hingga menunjuk 010o, artinya Hm = 000o
2. Pasanglah / geserlah koreksi Q yang akan memutar pedoman 10 ke kanan untuk menghilangkan deviasi sehingga :
Hp menunjuk 010o – 10o = 000o maka deviasi = nol
    Gambar:

Menimbal koefisien-c-12

Hp             = 180o(sementara)
Bm rambu = 060o
Bp rambu  = 048o
Deviasi      = + 12o
Hm            = 180o
Deviasi      = + 12o
Hp            = 168o
Putarlah kapal 12o ke kiri hingga menunjuk 168o artinya HM = 180o
Jauhkan korektor Q hingga menjadi ½ x 12o = 6o artinya mawar pedoman diputar 60o ke kiri, sehingga Hp menunjuk 168o + 6o = 174o maka koefisien C = nol.

 

Jawaban model-III
( Penjelasan dgn gbr) pembuktian tdk diminta.
Jawab:
Dengan menjumlahkan deviasi, pada haluan U dan kebalikan
Deviasi pada haluan S dan hasilnya dibagi 2.
Gambar
Menimbal koefisien-c-111

 

4. ………………
a. Sebutkan kelima metode guna penentuan deviasi di kapal.
Jawab :
5 (lima) methode penentuan deviasi di kapal adalah
1. Dengan baringan benda jauh / by Bearing of a distant object
2. Dengan baringan timbal balik/ by reciprocal bearing.
3. Dengan penentuan azimut benda angkasa/ by azimuth of a heavenly body.
4. Dengan garis merkah/ by transits.
5. Dengan pencocokan pedoman Gyro/ by Gyro-compass.
 
b. Metode manakah yang deviasinya tidak tergantung daripada nilai variasi?
Jawab :
Metode yg tidak tergantung dari nilai variasi adalah metode baringan timbal balik.
Gambar :
     
    5. Meskipun Kompas itu sudah ditimbal, tetapi selama dalam pelayaran deviasi selalu di periksa kembali terutama setelah kapal mengalami perubahan haluan. Apakah alasannya? (Penjelasan dgn gambar dan uraikan secukupnya)
    Jawab:

    Pengaruh yg bekerja disini adalah magnetisme remanen

    Gamabar:

    sudah ditimbal-1

    Penjelasan gambar di atas:
    1) Kutub magnetisme remanen yg terjadi pd haluan timur & barat, terletak lebih dekat pd pedoman, shg ia menimbulkan deviasi yg besar.
    2) Pd haluan, dlm mana magnetisme remanen timbul & haluan yg berbeda 180˚ dgnnya, tdk menyebabkan deviasi.
    3) Pd haluan yg berbeda 90˚ dgn haluan semula, akan menimbulkan penyimpangan maksimum.
    4) Jika kpl merobah haluan ke kanan, maka pd haluan baru akan timbul deviasi ke kiri (& sebaliknya)

Postingan lain yang berhubungan: