Oleh Mas Edy

Onboard 24 January 2009

Bila akan memuat Muatan Berbahaya, maka hal – hal yang perlu mendapat perhatian adalah:

  • Kenalilah sifat bahayanya.
  • Perlakukanlah dengan sangat hati-hati.

Keselamatan pengangkutan sangat tergantung dari kelaikan pengepakan nya serta ketepatan pengidentifikasian terhadap jenis muatan berbahaya tersebut.

Rekomendasi mengenai penanganan dan pengaturan serta prosedur pengangkutannya telah begitu berkembang dengan terbitnya peraturan-peraturan baik Nasional maupun Internasional.

Setiap individu yang berkaitan dengan kepentingan penanganan dan pengaturan pengangkutan muatan berbahaya bertanggung jawab untuk mengetahui peraturan – peraturan tersebut dan menjamin bahwa aturan-aturan tersebut harus dipatuhi sepenuhnya.

Daftar dari Muatan Berbahaya tersebut yang disusun berdasarkan kategorinya, dapat dilihat pada terbitan buku “ Dangerous Cargoes Handbook ” yang secara populer dikenal sebagai “ BLUE BOOK “.

Dalam terbitan buku tersebut dapat diketahui peraturan-peraturan Internasional mengenai pengangkutan masing-masing jenis kategori muatan, sifat yang penting dari masing-masing jenis muatan dan tindakan pengamanan yang perlu diambil, type-type dari pembungkus / kemasan serta bagaimana memberi code atau markah-markah untuk masing-masing ketegori muatan.

Pengangkutan muatan berbahaya juga diatur dalam “The Merchant Shipping” (Dangerous goods) Rules, yang mengharuskan kepada setiap Shipping untuk memberi tahu kepada Nakhoda kapal secara tertulis Nama dari Muatan Berbahaya, Kategorinya serta Sifat-sifat bahayanya yang mungkin timbul, termasuk Nama umum maupun Nama kimianya yang harus sesuai dengan Code dan IMDG-Code (International Maritime Dangerous Good Code)yang dikeluarkan oleh IMO (International Maritime Organization).

Oleh Mas Edy

Onshore

Bila akan memuat Muatan Berbahaya, maka hal – hal yang perlu mendapat perhatian adalah:

  • Kenalilah sifat bahayanya.
  • Perlakukanlah dengan sangat hati-hati.

Keselamatan pengangkutan sangat tergantung dari kelaikan pengepakan nya serta ketepatan pengidentifikasian terhadap jenis muatan berbahaya tersebut.

Rekomendasi mengenai penanganan dan pengaturan serta prosedur pengangkutannya telah begitu berkembang dengan terbitnya peraturan-peraturan baik Nasional maupun Internasional.

Setiap individu yang berkaitan dengan kepentingan penanganan dan pengaturan pengangkutan muatan berbahaya bertanggung jawab untuk mengetahui peraturan – peraturan tersebut dan menjamin bahwa aturan-aturan tersebut harus dipatuhi sepenuhnya.

Daftar dari Muatan Berbahaya tersebut yang disusun berdasarkan kategorinya, dapat dilihat pada terbitan buku “ Dangerous Cargoes Handbook ” yang secara populer dikenal sebagai “ BLUE BOOK “.

Dalam terbitan buku tersebut dapat diketahui peraturan-peraturan Internasional mengenai pengangkutan masing-masing jenis kategori muatan, sifat yang penting dari masing-masing jenis muatan dan tindakan pengamanan yang perlu diambil, type-type dari pembungkus / kemasan serta bagaimana memberi code atau markah-markah untuk masing-masing ketegori muatan.

Pengangkutan muatan berbahaya juga diatur dalam “The Merchant Shipping” (Dangerous goods) Rules, yang mengharuskan kepada setiap Shipping untuk memberi tahu kepada Nakhoda kapal secara tertulis Nama dari Muatan Berbahaya, Kategorinya serta Sifat-sifat bahayanya yang mungkin timbul, termasuk Nama umum maupun Nama kimianya yang harus sesuai dengan Code dan IMDG-Code (International Maritime Dangerous Good Code)yang dikeluarkan oleh IMO (International Maritime Organization).