Skip to content
Oleh Mas Edy
Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 17 Mar, 2011
Noltime.com|Rancangan Pelayaran, catatan belajar-ku
Meteorologi & Oceanografi (edit by mas Edy)

 

1.  Jelaskan yang dimaksud dengan :
a. Precautionary area
Jawab :

Route dengan batas-batas yang ditentukan dimana kapal harus bernavigasi dengan ekstra hati-hati

b. Area to be avoided
Jawab :

Daerah yang harus dihindari oleh semua kapal-kapal atau untuk kapal-kapal kelas tertentu saja

c. No go area
Jawab :
– Daerah yang tidak boleh didatangi berkaitan dengan kedalaman dan bahaya navigasi
– Luasnya dapat berubah akibat air pasang

– Perlu dibatasi dengan pensil merah / menyolok

d. Inshore traffic zone
Jawab :

Route yang dibuat antara batas daratan terhadap TSS dan daerah pantau di sekitarnya

e. Coastal & Estuarial Water
Jawab :

Perairan yang meliputi pantai dan muara sungai

f. Vessel Traffic Control
Jawab :

Suatu station di suatu wilayah negara yang mengatur lalu lintas kapal-kapal (kapal yang masuk/keluar harus melapor ke station tersebut)

g. Margin of Safety
Jawab :
– Batas daerah aman / garis lurus di luar no go area
– merupakan space jika kapal terlambat merubah haluan
– penempatan margins of safety tergantung dari :
     · Ukuran kapal
     · Akurasi sistem navigasi oleh gerak kapal
     · Karakteristik oleh gerak kapal
     · Situasi

– daerah yang dibatasi margins of safety disebut safe water

2. Jelaskan dengan baik pengertian dari istilah-istilah berikut ini :

continue reading…

Oleh Mas Edy
Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 17 Mar, 2011
Noltime.com|Meteorologi & Oceanografi, catatan belajar-ku
Meteorologi & Oceanografi (edit by mas Edy)

 

1.  ……………
a. Apakah perbedaan antara front panas dn front dingin pd depresi daerah sedang ?
Jawab :
Perbedaannya :
– Front panas : sebuah front yg bergerak atau bergeser

– Front dingin : Front yg bergerak ,dimana masa udara yg lebih dingin mendesak/ mengeser masa udara yg lebih panas

b. Sebutkan jenis – jenis awan dan keadaan cuaca yg dapat terjadi masing – masing pada fron panas dan fron depresi daerah sedang !
Jawab :
B.1 Front panas depresi daerah sedang :
Umumnya terbentuknya awan2 berlpis atau awan stratus-from misalnya nimbus stratus alto strartus dan cirrus stratus yg dapat menibulkan terjadinya hujan, sehingga didpt from panas tsb terdapat cuaca buruk.
– hujan yg jatuh did pt from panas tsb umumnyaadalah hujan merata atau hujan.
– dibelahan bumi utara di dpt from ini arah angina adalah dari selatan sampai dgn tenggara, sedang dibelahan bumi selatan arah angin adalah dari utara sampai dgn timur laut
B.2 from dingin depresi daerah sedang. Terbentuk awan2 dgn bertumbuh vertical atau cumulus from ialah: awan2 comulus nimbus dan cumulus- congestus yg dapat menimbulkan hujan tiba2 atau hujan jenis shower
-Arah angin dibelakang front dinginin dari utara sampai barat laut utk belahan bumi utara dr selatan sampai dgn barat daya belahan bumi selatan.
-keadaan cuaca pada front dingin depresi daerah sedang umumnya lebih buruk daripada from panas.
– depresi daerah sedang tsb pada umumnya bergeser dalam arah dari barat ke timur sejajar dengan isobar2 di dalam sector panas. From dingin dan from panas depresi daerah sedang saling bertemu dan bersambung pada pusat depresi disekitar pusat dan sepanjang from dingin dan panas pada sector dingin depresi daerah sedang terdapat cuaca yg buruk.

Oleh Mas Edy
Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 12 Mar, 2011
Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku
KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

 

    1. …………….
    a. Apakah maksud / tujuan akhir dari penimbalan kompas  !
    Jawab :
    Artinya: Mengurangi gaya induksi magnit bumi pada besi kapal

    Tujuan akhir penimbalan adalah :
  1. Membuat deviasi sekecil mungkin
  2. Perubahan deviasi pada perubahan perubahan haluan agar terjadi secara berangsur-angsur
  3. Sebanyak mungkin memperkuat gaya pengarah dan disamakan pada semua haluan
    (Jawaban ini ada juga di no.2.a naskah April 2008)
b. Sebagai tujuan antara apa yg kita kerjakan, secara teknis operasional ?
Apakah artinya ini?
Jawab :
Maksud dengan penimbalan kompas, secara teknis operasional adalah kapal siap layar secara magnetis, yang diupayakan disini adalah:
– derrick boom down
– life boat swing in

continue reading…

Oleh Mas Edy
Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 16 Mar, 2011
Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku
KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

 

1. ……………..
a. Tuliskan rumus deviasi umum dari Airy & A. Smith.
Jawab (ada di no.5.a naskah October 2006)
Bagaimana sifat deviasi dari masing-masing bagian rumusan tersebut.?
Jawab: (ada di no.1.b kompas naskah bebas  II)
b. Sebutkan berbagai sebab non-magnet dari timbulnya koefisien A.
Jawab: (ada di no.1.c kompas naskah bebas  II)

 

2.  ……………
a. Apakah simpangan senget itu ? Tuliskan rumusnya !
Jawab :
Simpangan senget adalah perubahan Deviasi yang disebabkan oleh senget kapal (Ss – St)
Rumusnya :

Ss – St = (-) J . S . Cos Z1
          Ss = Deviasi Pada kapal senget
          St = Deviasi pada kapal tegak

            J = Koefisien senget

continue reading…

Oleh Mas Edy
Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 16 Mar, 2011
Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku
KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

 

1. ……………..
a. Tuliskan rumus deviasi umum dari Airy & A. Smith.
Jawab (ada di no.5.a naskah October 2006)
b. Bagaimana sifat dari masing-masing komponen disini.
Jawab:
sifat deviasi dari masing masing komponen disini
A sifatnya tetap
B sin Hp + C cos Hp sifatnya semi sirkular

D sin 2Hp + E cos 2 Hp sifatnya kuadrantal

    c. Sebutkan berbagai sebab non-magnet dari timbulnya koefisien A.
    Jawab:
  • nilai A tidak terkait dengan Z’ dan tidak tergantung lintang, nilai A merupakan nilai kesalahan tetap yang sering disebut sebagai kesalahan kolimasi
  • A ditimbulkan oleh magnetisme transient didalam besi lunak horizontal yang non simetris maka untuk pedoman yang diletakkan dipertengahan kapal biasanya kecil
  • nilai A sangat besar akibat kesalahan instrument (non magnetis) adalah jika garis U/S mawar pedoman tidak sejajar dengan arah jarum jam
  • nilai A disebabkan oleh kesalahan kolimasi pada mawar pedoman rumus = A = d – b
                                                                                                                                   2x

continue reading…

Oleh Mas Edy
Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 15 Mar, 2011
Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku
KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

 

1. Pada waktu survey di dalam dock perlu dirikan “RUDDER STOCK CLEANING”
a. Terangkan dgn gambar bagaimana cara mengukurnya !

Jawab : belon boss

b. Jelaskan pengaruhnya “CLEARANCES” ini dgn bekerjanya kemudi kapal !
Jawab : belon boss

2.  …………….
a. Mengapa magnetisme remanen itu tidak dapat ditimbal ? (2jawaban)!
Jawab :
  • Magnetisme Remanen tidak dapat ditimbal? karena magnetisme ini tidak diketahui kapan datangnya dan berapa besarnya.
  • Karena magnetisme remanen mempunyai sifat sementara yaitu lambat datang, lambat hilang.

Jawaban lain ( ada hubungan dgn jawaban soal diatas)
  • Kutub magnetisme remanen yang terjadi pada halauan timur dan barat terletak lebih dekat pada pedoman, sehingga ia menimbulkan deviasi yang terbesar.
  • Pendahuluan, dalam mana magnetisme remanen timbul dan halauan yang berada 180 derajat dengannya tidak menyebabkan deviasi.
  • Pada halauan yang berada 90 derajat semula halauan akan menimbulkan penyimpangan maksimum.
  • Jika kapal merubah halauan ke kanan, maka pada halauan baru akan timbul deviasi ke kiri dan sebaliknya.

continue reading…

Oleh Mas Edy
Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 15 Mar, 2011
Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku
Syllabus, Kompas & Sistem Kemudi ANT-II

 

1.Prinsip-prinsip Magnetic Compass & Gyro Compas
Magnetic Compass bekerja berdasarkan induksi magnet bumi yg terjadi pd besi2 kapal,
Baik itu besi keras, lunak maupun setengah keras. Cara kerja Magnetic Compass ber –
Pedoman pd Hk. Coloumb (I,II,III) dan Hk Induksi Magnetis
· Hk Coloumb I : Kutub-kutb yg tdk senama saling tarik menarik, kutub yg senama saling tolak menolak.
· Hk Coloumb II : Penarikan dan penolakan magnetis adl berbanding lurus dg banyaknya magnetisme yg terkumpul didalam kutubnya.
· Hk Coloumb III : Penarikan dan penolakan magnetis adl berbanding terbalik dg kwadrat jarak dr letak kutub2 yg saling mempengaruhi.
· Hk Induksi Magnetis :
1. Didalam besi yg diinduksi didekat kutub yg menginduksi dibangkitkan sebuah kutub yg tidak senama.
2. Induksi Magnetis adl berbanding lurus dg banyaknya magnetisme didalam kutub yg menginduksi.
3. Induksi Magnetis adl berbanding terbalik dg kwadrat jrk dr besi yg menginduksi dan yg diinduksikan.
Sedangkan Gyro Compass bekerja berdasarkan sifat-sifat gasing yg berputar dg cepat yg
Ditentukan oleh Hukum Gasing.
· Hk Gasing I : Poros dr suatu gasing yg berputar sangat cepat yg terpasang bebas dlm 3 bidang akan menunjukkan dg sebuah ujungnya ke suatu titik tetap diangkasa.
· Hk Gasing II (Presesi) : Apabila pd poros sebuah gasing yg berputar sangat cepat bekerja sebuah kopel, maka poros itu tidaklah bergerak kearah kopel, tetapi kesuatu arah yg tegak lurus terhadapnya.

continue reading…

Oleh Mas Edy
Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 15 Mar, 2011
Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku
KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

 

1. Pilihlah salah satu gaya magnetisme dan periksalah sifat deviasinya setelah kapal membuat linkaran putar (Swinging ship), serta membaring benda bumi untuk haluan 8 mata angin ! (lukis kurva deviasi yg terkait)
Jawab:

Deviasi oleh batang -c Sifat Deviasinya semi serkular (Perubahan dari deviasi) +/- tiap ½ lingkaran (180 deg))

continue reading…

Oleh Mas Edy
Marine Higher Education Institute
In progress Updated, 15 Mar, 2011
Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku
KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

 

    1. …………..
    a. Gambarkan pembagian magnetisme kapal yg permanen menjadi 3 komponen ! Gaya – gaya manakah itu?
    Jawab :
    Tiga komponen magnetisme kapal yg permanen :
  • Komponen X bekerja gaya P yaitu gaya membujur Dari medan magnet kapal permanen.
  • Komponen Y bekerja gaya Q yaitu gaya medan melintang dari medan magnet kapal permanen.
  • Komponen V bekerja gaya R yaitu gaya pada kapal yg Tegak , R tidak berpengaruh terhadap deviasi.

        continue reading…

        Oleh Mas Edy
        Marine Higher Education Institute
        In progress Updated, 14 Mar, 2011
        Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku
        KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

         

        1. Kapal dalam pelayarannya memuat pipa-pipa dan batang-batang besi (STEEL CONSTRUCTIONS).

        a. Kemungkinan apa yang dapat terjadi terhadap penunjukan kompas kapal?
        Jawab :

        Yang dapat terjadi pada penunjukan kompas yaitu penunjukan kompas akan terganggu oleh muatan besi, baik melintang atau membujur

        b. Terangkan bagaimana anda mengantisipasinya 

        Jawab :

        Untuk mengantisipasinya usahakan muatan itu dimuat di palka/tempat yang paling jauh dari rumah pedoman

        2. Sebutkan persamaan dan perbedaan antara:
        a. RETENTIVE ERROR (R.E)
        Jawab :
        Perbedaan:
        Retentive Error : terjadi pada waktu kapal sedang mengemudikan halauan yang tetap sama dan kemudian mengubah halauan ke kiri/kanan. atau,

        RE adalah perobahan nilai deviasi yang terjadi karena kapal berlayar dengan haluan tetap dalam waktu cukup lama (lebih dari 12 jam) karena adanya induksi terhadap magnetisme remanen

        Persamaan:
        persamaan dari RE dan GE
        – sama2 merupakan kesalahan remanen
        – kalau kapal berputar ke kanan/kiri (GE) menimbulkan deviasi ke kiri (-) , kanan (+).

        – kalau kapal mengubah haluan ke kanan/kiri (RE ) juga menimbulkan deviasi ke kiri (-) , kanan (+).

        continue reading…

        Oleh Mas Edy
        Marine Higher Education Institute
        In progress Updated, 14 Mar, 2011
        Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku
        KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

         

        1. Sebutkan perawatan yang harus dilakukan pada:
        a. Kompas magnet
        Jawab : belon boss

         

        b. Kompas Gyro

        Jawab : belon boss

        2. ……………..
        a. Apa maksud dan tujuan akhir dari penimbalan kompas magnet ?
        Jawab :
        Artinya: Mengurangi gaya induksi magnit bumi pada besi kapal

        Tujuan akhir penimbalan adalah :
        1. Membuat deviasi sekecil mungkin
        2. Perubahan deviasi pada perubahan perubahan haluan agar terjadi secara berangsur-angsur
        3. Sebanyak mungkin memperkuat gaya pengarah dan disamakan pada semua haluan

        Oleh Mas Edy
        Marine Higher Education Institute
        In progress Updated, 12 Mar, 2011
        Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku
        KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

         

        1. Pada waktu cuaca buruk kapal sedang berlayar di laut, tindakan berjaga – jaga apa yang perlu di lakukan sehubungan dgn :

          a. Kemudi otomatis kapal ( AUTOMATIC DEVICE)
          Jawab :
        • Pada waktu cuaca buruk, penggunaan kemudi otomatis akan rusak dimana dalam sistem kemudi tersebut terdapat 4 sistem yang bekerja.
        • Pengemudian kapal secara otomatis tidak mungkin di lakukan karna penyimpangan haluan oleh pengaruh luar sangat besar dan tombol yang di adjust dalam hal ini tombol “weather” tidak mungkin bereaksi terus menerus. hal ini kan berpengaruh pada setiap perubahan haluan oleh karena cuaca buruk (rough sea) dan mengakibatkan system otomatis menjadi rusak.
        • b. Penunjukan arah pada Kompas Magnet dan Kompas Gyro.

          Jawab : belon bosss

           

            2. …………………..
            a. Pada haluan mana timbulnya magnetik Remanen yang paling kuat ?
                – Apakah yang ditimbulkan oleh magnetisme ini dan bagaimanan sifatnya.
            Jawab :
            Timbulnya magnetisme remanen,pada haluan timur dan barat
          • Apabila kapal berlayar dengan haluan yang sama untuk waktu yang lama kemudian merubah haluan
          • Magnetisme yang terjadi sebagai akibat terinduksinya benda besi ½ keras oleh sebuah magnet di kapal
              sifatnya : sementara ; lambat datang cepat hilang
            • continue reading…

              Oleh Mas Edy
              Marine Higher Education Institute
              In progress Updated, 12 Mar, 2011
              Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku
              KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

               

              1. ………………
              a. Faktor2 apakah yang mempengaruhi sifat2 Gyro Scope ?
              Jawab:
              Faktor- faktor yang mempengaruhi sifat2 GYRO SCOPE :
              – Tilling ( rotasi bumi )
              – Drift ( rotasi bumi )
              – Presesi ( gaya berat )
              – Presesi Sekunder ( Sistim peredam )
              b. Bagaimana cara memanfaatkan Gyro Scope agar dpt dipergunakan sbg pedoman ( gyro compass ) ?
              Jawab :
              Cara memanfaatkan gyro scope agar dpt dipergunakan sebagai pedoman :
              • Dengan cara penggunaan susunan dimana gasing itu diberikan gerakan dua tingkat kebebasan, dengan kebebasan tingkat ketiga yang terbatas
              • Dengan sistim peredam untuk merubah ayunan poros garis hingga amplitudonya lambat laun akan berkurang dan akhirnya amplitudo nol Atau, Dengan cara mengkombinasikan antara sifat-sifat gyro-scope dengan sifat-sifat bumi, dimana dengan 2 tingkat kebebasan dan tingkat kebebasan ketiga terbatas.
              2. ………………..
              a.  Kesalahan2 apa saja yang mungkin terdapat pada Gyro Compass :
              Jawab :
              Kesalahan2 pada Gyro Compass :
              • Kesalahan Haluan dan laju
              • Kesalahan peredam ( lintang )
              • Kesalahan Balistik
              • Kesalahan ayunan

              Oleh Mas Edy

              Marine Higher Education Institute
              In progress Updated, 11 Mar, 2011

              Noltime.com|Kompas dan Sistim Kemudi, catatan belajar-ku

              KOMPAS kemudi (edit by mas Edy)

               

              1. ………………………………
              a. Dalam penentuan deviasi dengan baringan benda angkasa, berapa tinggi matahari yang dipakai dan apa alasanya ?

              Jawab:

              Dalam penentuan deviasi dgn baringan benda angkasa, tinggi benda angkasa, tinggi matahari yang dipakai yaitu kurang dari <30º atau matahari baru terbit atau sebelum terbenam. Di karenakan untuk memperkecil kesalahan baringan benda angkasa. Semakin tinggi matahari maka semakin besar nilai delta baringannya.

              b. Jika nilai variasi di peta tidak dapat di percaya sepenuhnya, bagaimana kita dapat menentukan variasi yang sebenarnya ?

              Jawab:
              Untuk posisi kapal telah diketahui Yaitu : dengan menggunakan rumus Var = åc.E
                                                                                                                                               8
              Contoh: Dengan melakukan observasi, yang dapat diuraikan Metode untuk mendapatkan nilai variasi. Observe dilakukan dengan pedoman standart pada 8 atau 16 haluan / mata angin : kapal ditahan (steady) untuk paling sedikit 4 menit pada setiap haluan, sedangkan baringan diambil terhadap matahari atau benda angkasa lain, atau benda jauh.

              Jika azimut telah dihitung, selisih antara Bs dan Bp ?, akan memberikan sembir (compass error). Jadi nilai rata-rata dari sembir akan memberikan nilai variasi.

              continue reading…