Seaman personal blog

Indonesian seafarer

Browsing Posts tagged Guidebook

Berikut adalah sumber yang dapat menjadi referensi:

  1. Untuk keperluan Lapoan pengesian log book dll, cuaca Beaufort Scale.  bisa di lihat di sini: Beaufort Scale
  2. Stasiun Maritim Tg. Priok lihat disini: Tg. Priok
  3. Prakiraan Gelombang Signifikan lihat disini: Peta prakiraan
  4. Prakiraan Swell dapat di lihat disini: Prakiraan Swell

Update: 19/09/2013 Java sea

Perbaharui: 21/02/16 Cula-1, Ujung Kulon Indian Ocean

Offshore North West Java , PHE

Kata kunci pelaut

2 comments

Oleh Mas Edy

On shore 27 September 2010

 

Noltime.com

Abandon ship drill 210

access, permanent means of (see permanent means of access)

Accommodation spaces 104

Accumulator batteries

Additional survey 18

Administration 114, 275, 284, 312

Aft terminal 32

Air pressure systems 78

Alarm system 96

All ships 245

Alterations and modifications of a major charter 31

Alternative design and arrangements 179

Alternative security agreements 317

Amidships 33

Anchor windlasses 82

Anniversary date 15

Annual survey 19

Anti-exposure suit 200, 205

Asbestos 37

Assembly stations 148

Astern (see going astern)

Atriums 104, 124

Automatic change-over 97

Automatic shutoff 70

Automatic starting system 86

Auxiliary machinery 69

Auxiliary steering gear 33

Istilah English Maritime

3 comments

Oleh Mas Edy

On shore 11 September 2010

 

Bila anda memiliki waktu 10 menit dan berkenan, tolong tambahkan koleksi istilah umum anda di kapal pada kolom komentar paling bawah postingan ini. Trims

 

  • Daerah Wajib Pandu= Pilotage Compulsory area
  • Daerah Jelajah Pandu= Pilot Cruising Area
  • Pandu Wajib/Operational= Pilot Compulsary
  • Bui Luar= Outer Buoy
  • Ambang Luar= Outer Bar
  • Muara= Estuary
  • Sungai= River
  • Tepi Sungai= River Banks
  • Sumbu Sungai= Centre Of River
  • Alur pelayaran= Fair Way/Channel
  • Gerakan Melalui 3 Sumbu kpl =X :Surging Rolling –Y=Pitching – Swaying — Z=Yawing — Heaving
  • Gerakan antara melintang dan buritan = lurching
  • Arus Pasang/Surut= Tidal streams
  • Alun/Gelombang = Swell
  • Sarat Terbesar= Depth Draft
  • Dugaan Waktu tiba berangkat= ETA/ETD
  • Tangga Pandu= Pilot lader
  • Sisi bawah angin/Diatas angin= Leeside/Leeway/Weathers Side

continue reading…

True Azimuth

6 comments
Oleh Mas Edy
On shore  15 Aug 2010
Perbarui: 28/02/16 ( Indian Ocean )

 

Noltime.com Melanjutkan cerita saya mengenai cara hitung error compass pada postingan saya sebelunya salah satu janji saya adalah “True Azimuth”

True Azimuth didapat dari perhitungan kecil membuka Nautical Almanac dan Daftar Ilmu Pelayaran atau Norie`s Nautical Tables atau juga calculator menggunakan formula / rumus.

 

Pada STEP II. True Azimuth ini,

Perlu dipahami bahwa “True Azimuth” bisa anda dapat apabila ada 3 macam hal lain terlebih dahulu sudah anda ketahui.

3 hal yang saya maksudkan adalah: LHA matahari, Lintang anda, dan Declinasi matahari. Itu saja tiga poin tersebut apabila anda telah ketahui maka kita bisa mendapakan True Azimuth.

 

Penjelasan singkat:

  1. LHA matahari didapat dari Nautical Almanac dengan sedikit perhitungan kecil. Tidak ada nories nautical tables atau tabel apa pun yang dibutuhkan disini. Murni hanya nautical almanac.
  2. Posisi Lintang Observasi, di-dapat dari posisi GPS kapal anda.
  3. Declination didapat dari Nautical Almanac dengan tambahan sedikit koreksi. ini juga tidak dibutuhkan nories table.

 

Nah, dari 3 point tersebut di atas yang sudah anda ketahui tentu adalah point nomor 2 “Posisi Lintang Observasi” ( karena anda langsung nyontek dari GPS kapal )

Tetapi poin no.1 dan 3 belum anda ketahui. Betul ?

continue reading…

Oleh: Mas Edy

On Friday, 26 June 2009

Apa itu PMS? beberapa minggu yang lalu di televisi nasional rame pemberitaan mengenai kecelakaan pesawat TNI angkatan udara kita yang berjatuhan tak berdaya. Kemudian bermunculan lah opini dan saling lempar tangung jawab. dalam perdebatan, pembicaraan yang sempat terlintas di kuping saya ketika sedang liwat di depan pesawat televisi adalah sebuah kata yang mengimpirasi saya sehingga saya menulis artikel ini adalah PEMELIHARAAN.

Pemeliharaan adalah Sebuah kata yang menurut saya sangat bermakna bagi sesuatu milik kepunyaan, property atau benda. Sehingga kata tersebut menjadi harapan bagi pemilik benda agar kalo bisa tetap berkualitas, tetap kuat tahan lama dan tetap “eksis” ujar sang empunya barang.

Tetapi apalah di kata, hukum alam tidak bisa di ubah tetapi hanya bisah di minimalis pengaruhnya. Dari persaingan bersama waktu mulai dari saat material sudah di bentuk menjadi sebuah benda yang dikenal sampai dengan suatu masa dimana yang oleh para pencipta alat tersebut menamakan nya Expire. Batas waktu karena proses kimia.“Waktu melapukan Kayu” atau pun pada sebuah batas waktu di mana “besi menjadi karat” sehingga tidak layak di gunakan.

Dari inspirasi tersebut, saya mencoba mengaitkannya dengan dunia kita di dunia pelayaran. Pengoperasian armada kapal laut atau merchant ships untuk berniaga di atur dalam Safety Management Code for ship yang kita kenal ISM Code adalah “Plan Maintenance system” PMS.

Di atas kapal ada dua department yaitu Deck Department dan Engine Department. kedua departemen ini yang mempunyai andil dalam implementasi ISM Code yang di terapkan oleh sebuah shipping company untuk semua armandanya. Kebetulan saya orang deck maka saya lebih memfokuskan tulisan saya terhadap “Deck Department” yang akan menjadi tanggung jawab saya. Jadi untuk mesin saya liwatkan dulu. Maaf  ya.

Ok, Lansung saja kita menuju TKP (Tempat kejadian Perkara).

Secara garis besar pemeliharan kapal untuk Deck Departement di bagi dalam dua Bagian UMUM yaitu:

I. HULL dan,

II. EQUIPMENT

Hull adalah pemeliharaan dan perawatan kapal pada bagian utama kapal / bangunan kapal. dan Equipment adalah pemeliharaan dan perawatan kapal untuk alat-alat perlengkapan penunjang pengoperasian kapal. ( saya bahas khusus Deck Departement ).

continue reading…

Di tulis oleh: mas Edy

Friday, 29 May 2009

Berlayar jaman sekarang bisa dikatakan paling mudah di banding bapak2 kita pelaut tahun 80-an. sekarang ini sangat di manjakan dengan segala kemudahan dari kemajuan tehnologi, baik perangkat Navigasi yang canggi, permesinan yang serba automatic dimana pengoperasiannya tinggal jaga alarm berbunyi artinya anda harus bergegas dari tempat duduk dan melihat tindakan apa yang anda harus ambil.

 

Sebenarnya pesawat apapun diatas kapal pasti ada manual book-nya, seperti contoh kecil saja ada pemasangan alat navigasi baru baik itu GPS, AIS, dll di anjungan pasti ada operation manualnya. Pertama kali saya berlayar awalnya terasa susah sekali karena belum memahami betul apa itu berlayar. Yang saya tau mengemudikan kapal dari suatu pelabuahan sampai pelabuhan tujuan dengan syukur selamat selesai. Ternyata menunjang operasional kapal, seorang mualim harus di bekali oleh ilmu Navigasi yg cukup. Memang di bangku kulia kita sudah di bekali dengan dasar pengetahuan, tetapi nama nya manusia tidak mungkin menyimpan semua aturan, teori dalam memori nya.

continue reading…

Di rangkum oleh: Mas Edy

On Tuesday, 3 February 2009

Sumber: berbagai sumber buku pelayaran

AIS

Automatic Identification System

AMVER

Automated Mutual-Assistance Vessel Rescue System: a worldwide voluntary system operated exclusively to support SAR and to make information available to all RCCs

ARCS

Admiralty Raster Chart Service: electronic raster charts produced by the United Kingdom Hydrographic Office

Pasang surut online

53 comments

Oleh Mas Edy

Onboard: 19 January 2009

pasang-surut Ada salah satu kendala bagi sebagian officer khususnya 2nd officer adalah untuk mencari Pasang Surut / Tide Predictions sebuah pelabuhan yang hendak di singgahi untuk keperluan kalkulasi UKC atau pun untuk keperluan mengisi passage plan. Kalo sekedar hanya berlayar di perariran Indonesia dengan menggunakan Daftar Pasang Surut Indonesia saja saya rasa tidak terlalu rumit karena penyajian informasi pada Daftar Pasang Surut Indonesia Sangat Mudah. nahh.. sedikit rumit apabila anda berlayar di perairan luar negeri ocean going dgn kapal berbendera asing pula maka akan mengalami kendala untuk kita yang belum paham benar cara menggunakan ATT (Admiralty Tide Table) cara mendapatkan Secondary port dengan perhitungan menggunakan Standard port yang sedikit membutuhkan pengetahuan akan metode atau cara membuka tabel.

continue reading…

Powered by WordPress Web Design by SRS Solutions © 2017 Seaman personal blog Design oleh Arnold