Seaman personal blog

Indonesian seafarer

Browsing Posts tagged nautical chart

Distance table online

51 comments

Oleh Mas Edy

Updated 10 August 2011 ( Pada bagian akhir artikel)

Tulisan ini timbul setelah saya mendapat kesulitan untuk mencari jarak port to port dimana saya mendapat job mengantar atau delivery sebuah kapal.

Persoalan yg saya ingin mencari solusinya adalah saat saya mendapatkan tawaran tsbt tentu saya masih di darat dan bagaimana cara nya agar saya bisa mengetahui kira2 estimate time under way, ETA atau estimate kapan kapal berangkat dari pelabuhan dan kapan akan tiba tujuan??.. Wah belum join kapal uda pusing2 ngitung jarak di darat. Tentu ini bukan tanpa alasan, mengapa saya mencari solusi untuk hal ini ??. Alasan nya adalah karena saya sudah lebih dulu menunggu join kapal di sebuah perusahaan, Tapi karena masih stand by maka tak ada salahnya saya mengantar kpl lain untuk waktu beberapa hari, lumayan bisa buat tambahan uang saku.Jadi abis ngantar kapal kembali untuk memenuhi panggilan company lama hehe2.. Ok.

Pada tulisan saya terdahulu saya memberikan tips koreksi peta, tide predictions online Sakarang mencari jarak dgn cepat gaya mobile. Jadi cara ini bisa untuk panduang membuat garis haluan agar jarak tidak terlampau jauh dari distance table. Terutama untuk pelayaran ocean going, great circle dan juga membantu bagi anda yang tidak mau repot membuka Admiralty Distance Table.

Semua kepraktisan tentu butuh pengorbanan juga. yah butuh online. Barangkali ada software distance table yang bisa anda install di pc anda dan bekerja offline, tetapi tips ku ini bekerja secara online anda hanya perlu koneksi ke internet dimana pun anda berada. Lalu kunjingilah link yang saya tulis pada akhir artikel ini. Bagian updating records

Leaving from (masukan pelabuhan keberangkatan)

Going to (masukan pelabuhan tujuan)

Time begin (masukan jam keberangkatan. Disini tidak ada pilihan untuk date karena di anggap tanggal nya adalah tanggal saat anda melakukan perhitungan)

Speed (masukan speed rata-rata kapal anda)

continue reading…

Oleh: Mas Edy

On board, 21 August 2009

What is an Electronic chart display system?

An electronic chart display system is a general term for all electronic equipment that is capable of displaying a vessel’s position on a chart image on a screen.

There are two classes of electronic chart display systems. The first is an ECDIS (Electronic Chart Display and Information System), which can meet IMO/SOLAS chart carriage re­quirements. The second is an ECS (Electronic Chart System), which can be used to assist navigation, but does not meet IMO/SOLAS chart carriage requirements.

ECDIS

ECDIS equipment is specified in the IMO ECDIS Performance Standards as follows:

Electronic Chart Display and Information System (ECDIS) means a navigation information system which, with adequate back up arrangements, can be accepted as complying with the up-to-date chart required by regulation V/1 9 & V/27 of the 1974 SOLAS Convention.

Where the term ECDIS is used in this document, this is to be understood as those naviga­tional electronic chart systems, which have been tested, approved and certified as com­pliant with the IMO ECDIS Performance Standards and other relevant IMO Performance Standards and thus is compliant with SOLAS ECDIS requirements.

ECS

ECS is specified in ISO 19379 as follows:

ECS is a navigation information system that electronically displays vessel position and relevant nautical chart data and information from an ECS Database on a display screen, but does not meet all the IMO requirements for ECDIS and is not intended to satisfy the SOLAS Chapter V require­ments to carry a navigational chart.

ECS equipment ranges from simple hand held GPS enabled devices to sophisticated stand­alone computer equipment interfaced to ship systems.

Where are the rules for professional marine navigation written down?

The 1974 International Convention for the Safety of Life at Sea (SOLAS 1974), subse­quently amended in 2000 and 2002, specifies the requirements for the navigational equip­ment to be used onboard ships entitled to fly the flag of a party to the convention. This Convention was adopted by the International Maritime Organisation (IMO), the United Nations Organisation that is concerned with maritime transportation.

IMO member states are obliged to adopt IMO rules and regulations into their national leg­islation. However, only when the convention text has been incorporated into national leg­islation does it take effect for the individual ships registered in that country. This process of incorporation into national legislation may vary from a few months to several years.

The country in which a ship is registered and hence which flag it is flying is known as the Flag State. It is the national maritime administration representing the Flag State, which controls the adherence to the SOLAS carriage requirements (Flag State control).

The national maritime administration is also responsible for Port State control. Ships arriv­ing at a port may be subject to Port State control by local officials (Port State Control Of­ficers – PSCOs) based on Flag State regulations and international agreements. Port states

cooperate within regions to apply consistent standards, for example the European nations and Canada cooperate under the umbrella of the Paris Memorandum of Understanding (Paris MOU).

What are the IMO requirements for the carriage of nautical charts?

continue reading…

Di rangkum oleh: Mas Edy

On Tuesday, 3 February 2009

Sumber: berbagai sumber buku pelayaran

AIS

Automatic Identification System

AMVER

Automated Mutual-Assistance Vessel Rescue System: a worldwide voluntary system operated exclusively to support SAR and to make information available to all RCCs

ARCS

Admiralty Raster Chart Service: electronic raster charts produced by the United Kingdom Hydrographic Office

Di tulis oleh Mas Edy
Thursday, 04 September 2008
Anda sebagai  2nd Officer di atas kapal mungkin sering mengalami yang namanya NTM (Notices to Mariners) numpuk gak kelar – kelar. Ada beberapa tip menurut pendapat saya agar pekerjaan kita lebih lancar adalah:
  1. Jangan pernah menunggakan kerjaan kita hari ini kalo masih bisa di selesaikan hari ini juga entah itu koreksi peta, publication atau membuat route pelayaran baru dan lain-lain.
  2. Apabila sedang mengerjakan koreksi peta jangan membawa HP handphone karena waktu anda bisa terbuang hanya menerima telepon atau fesfukan (Jika sedang di Pelabuhan) pengalaman pribadi 🙂
  3. Buat lah target untuk berapa hari NTM yang anda harus selesaikan. Jangan menghitung jumlah peta yg sudah anda kerjakan sebab terkadang ada minggu – minggu tertentu yang jumlah koreksinya banyak dan juga terkadang sedikit jumlahnya dengan peta dan NP yang kita miliki diatas kapal. Jadi berapa NTM yang sudah anda selesaikan hari ini… bukan jumlah peta.
  4. Bila NTM sudah beberapa minggu bahkan beberapa bulan belum juga on board jangan tunggu bola alias diam saja. Santai ahh, paling datang baru kita lembur. karena saat datang bolanya sekeranjang banyak nya.
  5. Apabila anda mengalami keterlambatan pengiriman NTM, maka luangkan lah waktu untuk mencarinya… di mana? Tentu di websitenya UKHO. Masalah koneksi internet gk perluh di bahas lagi tentu itu bukan hal sulit sekarang ini baik di Indonesia atau bahkan di arab.
  • Tips ini tidak berlaku untuk yang di kapal memakai tracing sheet karena di anggap paling mudah.
  • Powered by WordPress Web Design by SRS Solutions © 2017 Seaman personal blog Design oleh Arnold