Seaman personal blog

Indonesian seafarer

Browsing Posts tagged navigasi

True Azimuth

No comments

Oleh Mas Edy

On shore  15 Aug 2010

 

Noltime.com Melanjutkan cerita saya mengenai cara hitung error compass pada postingan saya sebelunya salah satu janji saya adalah “True Azimuth”

True Azimuth di dapat dari perhitungan kecil membuka Nautical Almanac dan Daftar Ilmu Pelayaran atau Norie`s Nautical Tables atau calculator menggunakan formula / rumus.

 

Pada STEP II. True Azimuth ini,

Perlu pahami bahwa True Azimuth bisa anda dapat apabila ada 3 macam hal lain terlebih dahulu sudah anda ketahui.

3 hal yang saya maksudkan adalah: LHA matahari, Lintang anda, dan Declinasi matahari. Itu saja tiga poin tersebut apabila anda telah ketahui maka kita bisa mendapakan True Azimuth.

 

Penjelasan singkat:

  1. LHA matahari di dapat dari Nautical Almanac dengan sedikit perhitungan kecil tidak ada nories nautical tables atau tabel apa pun di butuhkan disini. Murni hanya nautical almanac.
  2. Posisi Lintang Observasi di dapat dari posisi GPS kapal anda.
  3. Declination di dapat dari Nautical Almanac dengan tambahan sedikit koreksi. ini juga tidak di butuhkan nories table.

 

Nah dari 3 poin tersebut di atas yang sudah anda ketahui tentu adalah poin nomor 2 “Posisi Lintang Observasi” ( karena anda langsung nyontek dari GPS kapal )

Tetapi poin no.1 dan 3 belum anda ketahui. Betul ?

continue reading…

Compass Azimuth

No comments

Oleh Mas Edy

On shore 14 August 2010

 

Noltime.com Pengalaman saya dalam menghitung error compass, banyak Officer maupun cadet yang sibuk terlebih dahulu dengan membayangkan perhitungan yang begitu rumit sebelum ia benar – benar melaksakan nya. Maka alhasil "malas" dan "banyak pekerjaan" sehingga tidak sempat mengambil error kompas begitu alasan nya.

Maka ada baik nya anda fokuskan pikiran anda hanya pada dua hal saja yaitu :

  1. Compass Azimuth dan
  2. True Azimuth

 

Compass Azimut, anda tidak perluh menghitung untuk mendapatkan nya tetapi melakukan pembaringan langsung terhadap matahari. Sedangkan..

 

True Azimuth di dapat dari perhitungan kecil membuka Nautical Almanac dan Daftar Ilmu Pelayaran atau juga Norie`s Nautical Tables.

Setelah anda melakukan kedua hal itu, maka error compas pun dapat di ketahui.

Mari kita memulai pelaksanaan dengan:

continue reading…

Hitung error kompas

No comments

Oleh Mas Edy

On Shore 11 August 2010

Noltime.com Saya akan bercerita sedikit tentang  bagaimana mencari Error Kompas, tapi pasti kawan2 suda pada taulah … Ok. Ini versi ku nanti akan saya uraikan begitu santai dalam 2 atau 3 bagian postingan secara terpisah supaya teman2 yang belum paham benar akan mengerti Menghitung Error Compass.

Apa itu TRUE AZIMUTH dan COMPASS AZIMUTH, metode perhitungan menggunakan "NORIE`S NAUTICAL TABLES" dan juga calculator dengan menggunakan formula atau rumus.

Yang menjadi poin pertanyaan saya hingga masala error kompas ini saya tulis adalah “Sudah kah anda mengerjakan minimal salah satu Deck Officer di anjungan untuk mengisi buku jurnal kompas dengan prosedur perhitungan mulai dari membaring matahari sampai pada orek2an di atas kertas hingga mendapat baringan sejati matahari atau True Azimuth”.

Persoalan:

Banyak kita yang sibuk terlebih dahulu dengan membayangkan perhitungan yang begitu rumit sebelum ia benar – benar melaksanakan nya. Maka alhasil nya adalah "malas" dan "banyak pekerjaan" tidak sempat mengambil error kompas begitu alasan nya.

Navigation Light

No comments

Oleh Mas Edy

On shore : 15 May 2010

Bukan saja saat menghadapi ujian di sekolah saat bertugas jaga di anjungan saja kadang masi lupa dengan lampu-lampu navigasi di laut.

berikut ini sekedar link saja agar mengingatkan lagi ingatan kita akan sosok lampu2 navigasi..

1. Power-driven vessels

2. Pushing Vessels

3. Towing Vessels

4. Towing Vessels – different

5. Vessels anchored and aground

6. Vessels Constrained by its Draught

7. Vessels Restricted in its Ability to Manoeuvre

8. Vessels Not Under Command

9. Trawling (Fishing) Vessels

10. Fishing Vessels

11. Pilot Vessels

12. Other Vessels

Oleh Mas Edy

Onshore, 1 March 2010

Maps atau peta bagi saya sangan penting sekali, entah karena saya sebagai seorang pelaut dan bekerja di kapal yang selalu berhubungan dengan peta.

Ovi maps dan Google maps mungkin dari sebagian kita lebih mengenal nama google karena google sudah menjadi icon dunia internet. Sedangkan ovi maps, barangkali hanya sebagian orang saja terutama para pengguna handsets Nokia sudah tidak asing lagi. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga para pengguna Nokia belum tentu mengoptimalkan handset nya pada hal, handset terbaru saat ini sudah mendukung banyak hal yang tidak hanya sekedar alat telepon biasa.

Ovi maps adalah sebuah aplikasi besutan Nokia, dan Google maps lebih kepada free aplication untuk kebutuhan mobile khalayak umum pengguna mobile divice. Dari kedua maps ini, saya akan bercerita sedikit mengenai pengalaman saya menggunakan nya. Ovi maps sendiri masih disebut nokia maps waktu itu setahu saya di kenalkan oleh nokia N95 keluaran pertama. Sedangkan google maps saya baru menggunakan nya kira-kira akhir tahun 2008. Saya mendapatkannya  waktu itu iseng-iseng menggunakan hp saya untuk googling dan tidak sengaja saya mendapatkan link download google maps di http://m.google.com/latitude Karena saya mengetahui google maps hanya membukanya dari pc, maka saya pun lumayan gembira wahh.. sekarang google maps bisa di download dan di instal ke handphone.

Mualim II Traffic management

No comments

Di rangkum oleh Mas Edy

On shore, 6 February 2010

Mates were in high demand during World War II.

The International Regulations for Preventing Collisions at Sea are a cornerstone of safe watchkeeping. Safety requires that one live these rules and follow the principles of safe watchkeeping. Maximizing bridge teamwork, including Bridge Resource Management is an emerging focus in watchkeeping.

The main purpose for Radar and Automatic Radar Plotting Aids (ARPA) on a ship’s bridge are to move safely among other vessels. These tools help to accurately judge information about prominent objects in the vicinity, such as:

• range, bearing, course and speed

• time and distance of closest point of approach

• course and speed changes

These factors help the officer apply the COLREGS to safely maneuver in the vicinity of obstructions and other ships.

Unfortunately, radar has a number of limitations, and ARPA inherits those limitations and adds a number of its own. Factors such as rain, high seas, and dense clouds can prevent radar from detecting other vessels. Conditions such as dense traffic and course and speed changes can confuse ARPA units. Finally, human errors such as inaccurate speed inputs and confusion between true and relative vectors add to the limitations of the radar/ARPA suite.

The radar operator must be able to optimize system settings and detect divergences between an ARPA system and reality. Information obtained from radar and ARPA has to be treated with scrutiny: over reliance on these systems has sunk ships. The officer must understand system performance. Examples include limitations and accuracy, tracking capabilities and limitations, and processing delays, and the use of operational warnings and system tests.

" Menyongsong Badai "

Di tulis oleh: Prasongko C/O

26 January 2009

 

Kapal Bima 1 diambil dari bahasa (Jawa)
Indonesia bernakhodakan Capt Damar Samudro tetapi berbendera Panama,sungguh ironis sekali. Kapal dengan panjang 315 m itu kini dalam komandoku. Ya kira-kira tiga kali panjang lapangan sepak bola. Route pelayaran pun berubah, kini menjadi antarnegara. Pernah kutanyakan pada bagian operasional dan perawatan kapal, kenapa kapal milik BUMN ini berbendera Panama? Bukankah kita bisa dan lebih bangga kalau merah putih berkibar di kapal, bahwa kapal Indonesia pun mampu melakukan pelayaran samudera seperti bangsa-bangsa maritim lainnya. Dengan alasan yang diplomatis bagian operasional dan perawatan pun menjelaskan alasannya. Entah alasan itu benar atau salah menurutku, tetapi jelas membuat hatiku kecewa kalau BUMN saja tidak berkenan menggunakan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI),

 

continue reading…

Pasang surut online

13 comments

Oleh Mas Edy

Onboard: 19 January 2009

pasang-surut Ada salah satu kendala bagi sebagian officer khususnya 2nd officer adalah untuk mencari Pasang Surut / Tide Predictions sebuah pelabuhan yang hendak di singgahi untuk keperluan kalkulasi UKC atau pun untuk keperluan mengisi passage plan. Kalo sekedar hanya berlayar di perariran Indonesia dengan menggunakan Daftar Pasang Surut Indonesia saja saya rasa tidak terlalu rumit karena penyajian informasi pada Daftar Pasang Surut Indonesia Sangat Mudah. nahh.. sedikit rumit apabila anda berlayar di perairan luar negeri ocean going dgn kapal berbendera asing pula maka akan mengalami kendala untuk kita yang belum paham benar cara menggunakan ATT (Admiralty Tide Table) cara mendapatkan Secondary port dengan perhitungan menggunakan Standard port yang sedikit membutuhkan pengetahuan akan metode atau cara membuka tabel.

continue reading…

Powered by WordPress Web Design by SRS Solutions © 2010 Seaman personal blog Design oleh Arnold