Seaman personal blog

Indonesian seafarer

Browsing Posts tagged navigation

 

P2TL & DINAS JAGA ( Teori)

1. Sebutkan dengan jelas ketentuan yang diatur dalam STCW Code Chapter VIII, bagi seorang yang akan melakukan tugas jaga navigasi.

Jawab:

Ketentuan yang diatur dalam STCW Code Chapter VIII, bagi seorang yang akan melaksanakan tugas jaga navigasi agar selamat dan aman harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

Menghindari kelelahan phisik dan mental (fatique)

  • Setiap orang yang diberikan tugas jaga harus mendapatkan waktu istirahat sekurang-kurangnya 10 jam dalam periode 24 jam.
  • Periode istirahat tersebut boleh terbagi tidak lebih dari dua bagian namun salah satunya tidak boleh kurang dari 6 jam. Persyaratan tersebut dapat/boleh menyimpang dalam hal emergency/ kondisi memaksa.
  • Dari 10 jam istirahat yang dipersyaratkan dapat dikurangi, namun tidak boleh kurang dari 6 jam per hari dan pengurangan itu tidak boleh lebih dari 2 hari dan dalam periode 7 hari sekurang-kurangnya diberi istirahat 70 jam.

Menjaga Kebugaran Jasmani dan Rohani

  • Dalam mencegah terjadinya kelelahan sisa waktu untuk istirahat tidak boleh digunakan untuk tugas jaga/tugas berat lainnya.
  • Pemberian kompensasi cuti merupakan faktor-faktor dalam mencegah kelelahan.
  • Untuk kapal-kapal yang pelayarannya berjarak pendek dapat dibuat ketentuan tersendiri.

Menghindari Penyalah gunaan obat-obatan dan alkohol (drugs and alcohol abuse)

  • Rasa putus asa, stress, frustrasi, cemas, kesakitan dan kekhawa tiran yang berlebihan membuat orang mengambil jalan pintas dengan cara meminum obat-obatan/narkotik melebihi dosis yang semestinya.
  • Kebiasaan seorang Pelaut dalam mengisi waktu luang dengan minum-minuman yang memiliki kadar alkohol tinggi sehingga dapat memabukkan.
  • Karenanya Nakhoda mempunyai kewajiban untuk mengawasi Awak kapal yang menyalah gunakan hal-2 tersebut diatas.

2. Bilamanakah seorang Mualim jaga di anjungan dapat bertindak sebagai pengamat seorang diri.

Jawab:

Mualim Jaga dapat sebagai pengamat seorang diri di anjungan bila :

  • Situasi dicermati (Pada siang hari ) tanpa keraguan bahwa tugas jaga memungkinkan dilakukan seorang diri dengan aman.
  • Faktor-faktor relevan yang diperhitungkan tidak terbatas pada :
    – Kondisi cuaca.
    – Jarak tampak.
    – Kepadatan lalu lintas.
    – Perkiraan akan bahaya navigasi.
    – Bernavigasi didekat atau dalam TSS.
  • Bila terjadi perubahan situasi secara tiba-tiba, bantuan segera dapat dihadirkan di anjungan.

3. Apa yang dilakukan Mualim jaga yang sedang bertugas dikapal dalam keadaan berlabuh jangkar.

Jawab:

Mualim yang bertugas jaga harus :

  • Menentukan posisi labuh jangkar pd peta yg sesuai.
  • Secara berkala check posisi kapal,bila mengijinkan.
  • Pengamatan/ronda keliling yg baik secara berkala.
  • Mengamati keadaan cuaca,pasang surut dan ombak.
  • Jika jangkar menggaruk, sgr lapor Nakhoda dan ambil tindakan yg sesuai.
  • Pastikan mesin siap utk olah gerak sewaktu-waktu.
  • Laporkan pd Nakhoda bila jarak tampak memburuk.
  • Siapkan isyarat lampu/bunyi & sosok-2 benda yg wajib diperlihatkan/diperdengarkan sesuai P2TL.
  • Menjaga lingkungan dr pencemaran sesuai Marpol 73/78.

True Azimuth

6 comments
Oleh Mas Edy
On shore  15 Aug 2010
Perbarui: 28/02/16 ( Indian Ocean )

 

Noltime.com Melanjutkan cerita saya mengenai cara hitung error compass pada postingan saya sebelunya salah satu janji saya adalah “True Azimuth”

True Azimuth didapat dari perhitungan kecil membuka Nautical Almanac dan Daftar Ilmu Pelayaran atau Norie`s Nautical Tables atau juga calculator menggunakan formula / rumus.

 

Pada STEP II. True Azimuth ini,

Perlu dipahami bahwa “True Azimuth” bisa anda dapat apabila ada 3 macam hal lain terlebih dahulu sudah anda ketahui.

3 hal yang saya maksudkan adalah: LHA matahari, Lintang anda, dan Declinasi matahari. Itu saja tiga poin tersebut apabila anda telah ketahui maka kita bisa mendapakan True Azimuth.

 

Penjelasan singkat:

  1. LHA matahari didapat dari Nautical Almanac dengan sedikit perhitungan kecil. Tidak ada nories nautical tables atau tabel apa pun yang dibutuhkan disini. Murni hanya nautical almanac.
  2. Posisi Lintang Observasi, di-dapat dari posisi GPS kapal anda.
  3. Declination didapat dari Nautical Almanac dengan tambahan sedikit koreksi. ini juga tidak dibutuhkan nories table.

 

Nah, dari 3 point tersebut di atas yang sudah anda ketahui tentu adalah point nomor 2 “Posisi Lintang Observasi” ( karena anda langsung nyontek dari GPS kapal )

Tetapi poin no.1 dan 3 belum anda ketahui. Betul ?

continue reading…

Compass Azimuth

2 comments

Oleh Mas Edy

On shore 14 August 2010

 

Noltime.com Pengalaman saya dalam menghitung error compass, banyak Officer maupun cadet yang sibuk terlebih dahulu dengan membayangkan perhitungan yang begitu rumit sebelum ia benar – benar melaksakan nya. Maka alhasil "malas" dan "banyak pekerjaan" sehingga tidak sempat mengambil error kompas begitu alasan nya.

Maka ada baik nya anda fokuskan pikiran anda hanya pada dua hal saja yaitu :

  1. Compass Azimuth dan
  2. True Azimuth

 

Compass Azimut, anda tidak perluh menghitung untuk mendapatkan nya tetapi melakukan pembaringan langsung terhadap matahari. Sedangkan..

 

True Azimuth di dapat dari perhitungan kecil membuka Nautical Almanac dan Daftar Ilmu Pelayaran atau juga Norie`s Nautical Tables.

Setelah anda melakukan kedua hal itu, maka error compas pun dapat di ketahui.

Mari kita memulai pelaksanaan dengan:

continue reading…

Hitung Compass Error

Comments off
Oleh Mas Edy
On Shore 11 August 2010
Perbarui: 02/Mar/2016 ( Judul dan Isi )

 

Noltime.com Saya akan bercerita sedikit tentang  bagaimana mencari Compass Error, tapi pasti teman2 suda taulah … Ok. Namun ini gaya bahasanku. nanti akan saya uraikan dengan santai dalam 2 atau 3 bagian postingan secara terpisah, supaya teman2 yang belum paham benar akan mengerti Menghitung Compass Error.

Apa itu TRUE AZIMUTH dan COMPASS AZIMUTH, metode perhitungan menggunakan "NORIE`S NAUTICAL TABLES" dan juga calculator dengan menggunakan formula atau rumus.

Yang menjadi poin pertanyaan saya hingga masalah compass error ini saya tulis adalah “Sudah kah anda mengerjakan minimal salah satu Deck Officer atau cadet di anjungan untuk mengisi buku jurnal kompas dengan prosedur dan perhitungan mulai dari membaring matahari sampai pada orek2an di atas kertas hingga mendapat baringan sejati matahari atau True Azimuth?”.

Persoalan:

Banyak dari kita deck officer yang sibuk terlebih dahulu dengan membayangkan perhitungan yang begitu rumit sebelum ia benar – benar melaksanakan nya. Maka yang ada malas, banyak pekerjaan lah. dll. sehingga tidak sempat mengambil compass error. itulah alasan klasik.Open-mouthed smile

Navigation Light

1 comment

Oleh Mas Edy

On shore : 15 May 2010

Bukan saja saat menghadapi ujian di sekolah saat bertugas jaga di anjungan saja kadang masi lupa dengan lampu-lampu navigasi di laut.

berikut ini sekedar link saja agar mengingatkan lagi ingatan kita akan sosok lampu2 navigasi..

1. Power-driven vessels

2. Pushing Vessels

3. Towing Vessels

4. Towing Vessels – different

5. Vessels anchored and aground

6. Vessels Constrained by its Draught

7. Vessels Restricted in its Ability to Manoeuvre

8. Vessels Not Under Command

9. Trawling (Fishing) Vessels

10. Fishing Vessels

11. Pilot Vessels

12. Other Vessels

Mualim II Navigation

Comments off

Di rangkum oleh Mas Edy

On shore, 5 February 2010

 

While a ship is underway, the officers navigate it, typically in three shifts or watches.

Celestial, terrestrial, electronic, and coastal navigation techniques are used to fix a ship’s position on a navigational chart. Accounting for effects of winds, tides, currents and estimated speed, the officer directs the helmsman to keep to track. The officer uses supplemental information from nautical publications, such as Sailing Directions, tide tables, Notices to Mariners, and radio navigational warnings to keep the ship clear of danger in transit.

Safety demands the mate be able to quickly solve steering control problems and to calibrate the system for optimum performance. Since magnetic and gyrocompasses show the course to steer, the officer must be able to determine and correct for compass errors.

Weather’s profound effect on ships requires the officer be able to interpret and apply meteorological information from all available sources. This requires expertise in weather systems, reporting procedures, and recording systems.

Pasang surut online

53 comments

Oleh Mas Edy

Onboard: 19 January 2009

pasang-surut Ada salah satu kendala bagi sebagian officer khususnya 2nd officer adalah untuk mencari Pasang Surut / Tide Predictions sebuah pelabuhan yang hendak di singgahi untuk keperluan kalkulasi UKC atau pun untuk keperluan mengisi passage plan. Kalo sekedar hanya berlayar di perariran Indonesia dengan menggunakan Daftar Pasang Surut Indonesia saja saya rasa tidak terlalu rumit karena penyajian informasi pada Daftar Pasang Surut Indonesia Sangat Mudah. nahh.. sedikit rumit apabila anda berlayar di perairan luar negeri ocean going dgn kapal berbendera asing pula maka akan mengalami kendala untuk kita yang belum paham benar cara menggunakan ATT (Admiralty Tide Table) cara mendapatkan Secondary port dengan perhitungan menggunakan Standard port yang sedikit membutuhkan pengetahuan akan metode atau cara membuka tabel.

continue reading…

Powered by WordPress Web Design by SRS Solutions © 2017 Seaman personal blog Design oleh Arnold