Seaman personal blog

Indonesian seafarer

Browsing Posts tagged oil tanker

OIL SPILL CHECKLIST

Comments off
  1. If oil spill on board, immediately report to officer on watch, call master/chief engineer.

  2. Stop bunkering, ballasting and cargo preparations, take precautions for inflammable gases and risk of fire.

  3. Alert the oil spill response team, identify the source of oil spill, if necessary use other emergency plan/checklist.

  4. Immediately call the company and brief the incident.

  5. Make oil pollution initial notifications immediately to appropriate shore authorities (coast state, port state, flag state) and local agent/charterer.

  6. Take steps to control oil spill and prevent oil escape overboard. Clean up oil on deck by all means.

  7. Take measures to prevent/control fire risk and prepare lifeboat and lifesaving equipment for emergency.

  8. Make oil spill report soonest to the company.

  9. Follow up status reports to shore authority as appropriate. All actions to be recorded in deck log book/official log book.

  10. Follow up status report to the company at 3 hourly intervals until crisis is over.

  11. Maintain all records of communication time OOW.

Update:  www.noltime.com

Java Sea 24/08/13

Oleh Mas Edy
Updated: 14 July 2011
Noltime.com|Kumpulan STCW Test, catatan belajar-ku
Department : Deck

Level           : Management

 

1. The ODM is recording the operation data on a paper roll. How long must the ships file these paper rolls?
  1. 3 years.
  2. 1 year.
  3. 2 years.
  4. 6 months.
  5. Don’t know.
2. What is the required pressure when testing parts of the oil transfer system (hoses, loadingarms etc.) if the test is to satisfy U.S.Coast Guard regulations?
clip_image002[4]
  1. Test pressure equal to 1.5 times the maximum allowable working pressure.
  2. Test pressure equal to the maximum allowable working pressure.
  3. Test pressure equal to 1.25 times the maximum allowable working pressure.
  4. Test pressure equal to 1.75 times the maximum allowable working pressure.
  5. Don’t know.
3. What does the abbreviation TLV mean?
clip_image003[4]
  1. Total limit value.
  2. Threshold Limit Value.
  3. Total level value.
  4. Time limitation value.
  5. Don’t know.

continue reading…

Bahaya – Bahaya Minyak

Comments off

Oleh Mas Edy

On shore, 18 January 2010

a. Bahaya-bahaya keracunan

Bahaya keracunan minyak bumi akan di alami seseorang bila ada kontak dgn nya. Petunjuk yg tepat kadar raccun gas utk menghindari gangguan / bahaya kesehatan di tunjukan oleh nilai ambang batas & Time Weighted Average ( T.L.V & T.W.A ) yg dinyatakan dalam ppm.

T.L.V Threshold Limid Values, angka ini di dapat dari rumus oleh badan kesehatan kerja.

Apabila T.L.V nya menurun maka gas tersebut beracun.

Gas L.P.G T.L.V di atas 1000

T.L.V (NAB) kadar maksimum gas dalam udara dinyatakan dlm ppm dimana seseorang dpt tinggal selama 8 jam / hari kerja atau, 40 jam per minggu kerja terus menerus tanpa efek yg merugikan.

b. Kontak dgn cairan minyak bumi.

Ada dua yaitu: bila tertelan akan mual dan muntah. Bila mengenai kulit akan menimbulkan rangsangan pada kulit kemudian menimbulkan radang kulit (dermatitis)

c. Menghirup Gas minyak bumi

Akibat utama ialah kehilangan kesadaran (narcosis), gejala-gejala pertama: pusing, mata pedas, berkurangnya kesadaran (mabuk). Utk konsentrasi/kadar tinggi dapat lumpuh, hilang rasa atau mati.

continue reading…

Oleh: Mas Edy

Monday, 1 June 2009

Berbicara tentang inspeksi, meriksa memeriksa di atas kapal, saya pada awal mengalaminya saat Eksternal Audit wah uda pada ngapalin tugas-tugas masing-masing dan beberapa poin yang di bagikan C/O. uda dek dekan ngapalinya. Trus adalagi nih katanya kalo kapal masuk singapore naik PSC gawat lagi bisa di turunin.. hehe buat cuit nyali juga sih.. mo join ke perusahaan luar.

Aturan atau regulation selalu terlintas di benak kita akan pekiran yang ruwet, was-was dan sebagainya. Namun, sebenarnya menghadapi sebuah Inspection tidak lah harus cemas bekerja dengan keras, tetapi jalanilah pekerjaan di atas kapal sebagaimana biasanya. Tentu dalam arti biasanya yang sesuai dengan waktu kerja, porsi kerja dan regulation pula. Dengan tanda kutip bukan bekerja ala di kapal tug boat, yang sebagian besar hanya pada tugas classic saja yaitu: jaga, makan tidur, bangun nyampe pelabuhan dan pulang rumah… Maaf ya bukan menyinggung. please jgn marah. he2.

continue reading…

Oleh: mas eddy

Friday, 8 may 2009

I. Kata Pengantar dan Pengenalan Umum

Diatas kapal, banyak alat/pesawat yang sehari-hari kita menggunakan, mengoperasikan dan tentu sudah kita kenal (kenal belum tentu tau) tapi apabila hendak menyebutkan dan menulisnya kita kesulitan seperti dalam menyebutkan bagian suatu alat/pesawat atau type tertentu. Sekedar mengenal saja tapi untuk menjelaskan nya,, wah nanti cari buku dulu . Apalagi hendak membuat requisition. pantasen kerja sama orang asing blm siap, alias hao-hao. hahaha… banyak nanya, kalo banyak nanya di atas kapal malu di katain goblok, kadang ada juga!?!.., jadi nanya aja sama mba google.. ketemu deh cerita seorang pelaut. . ….kata sambutan. OK kita kembali ke Laptop.

Valve atau biasa juga disebut dengan kerangan,

continue reading…

Di rangkum oleh: Mas Edy

On Tuesday, 3 February 2009

Sumber: berbagai sumber buku pelayaran

AIS

Automatic Identification System

AMVER

Automated Mutual-Assistance Vessel Rescue System: a worldwide voluntary system operated exclusively to support SAR and to make information available to all RCCs

ARCS

Admiralty Raster Chart Service: electronic raster charts produced by the United Kingdom Hydrographic Office

Penanganan Muatan Tanker

26 comments

Di tulis oleh Mas Edy

Monday, 19 January 2009

Penjelasan secara singkat bagaimana prosedur – prosedur Tank cleaning di kapal tanker :

  • Tank cleaning di kapal tanker :
    Tank Cleaning dilakukan dengan menggunakan air panas atau air laut dengan menggunakan alat disebut Butterworth Machine dan dibilas dengan air tawar. Pelaksanaan di laut lepas dgn persyaratan :
  • Kapal dalam pelayaran:
  • Dilakukan pada jarak lebih dari 50 mil dari daratan terdekat
  • Limbah buangan tidak boleh lebih dari 60 ltr/mil
  • Jumlah minyak yang dibuang dalam pelayaran tidak boleh melebihi 1/15.000 jumlah cargo DWT.
  • Drop valve semua dibuka serta katup – katup dan cerat unk drying tangki dan pipa – pipa
  • Filter – filter di pumproom dibersihkan
  • Mooping
  • Kegiatan dicatat di deck logbook dan oil record book.

continue reading…

Powered by WordPress Web Design by SRS Solutions © 2017 Seaman personal blog Design oleh Arnold