P2TL & DINAS JAGA ( Teori)

1. Sebutkan dengan jelas ketentuan yang diatur dalam STCW Code Chapter VIII, bagi seorang yang akan melakukan tugas jaga navigasi.

Jawab:

Ketentuan yang diatur dalam STCW Code Chapter VIII, bagi seorang yang akan melaksanakan tugas jaga navigasi agar selamat dan aman harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

Menghindari kelelahan phisik dan mental (fatique)

  • Setiap orang yang diberikan tugas jaga harus mendapatkan waktu istirahat sekurang-kurangnya 10 jam dalam periode 24 jam.
  • Periode istirahat tersebut boleh terbagi tidak lebih dari dua bagian namun salah satunya tidak boleh kurang dari 6 jam. Persyaratan tersebut dapat/boleh menyimpang dalam hal emergency/ kondisi memaksa.
  • Dari 10 jam istirahat yang dipersyaratkan dapat dikurangi, namun tidak boleh kurang dari 6 jam per hari dan pengurangan itu tidak boleh lebih dari 2 hari dan dalam periode 7 hari sekurang-kurangnya diberi istirahat 70 jam.

Menjaga Kebugaran Jasmani dan Rohani

  • Dalam mencegah terjadinya kelelahan sisa waktu untuk istirahat tidak boleh digunakan untuk tugas jaga/tugas berat lainnya.
  • Pemberian kompensasi cuti merupakan faktor-faktor dalam mencegah kelelahan.
  • Untuk kapal-kapal yang pelayarannya berjarak pendek dapat dibuat ketentuan tersendiri.

Menghindari Penyalah gunaan obat-obatan dan alkohol (drugs and alcohol abuse)

  • Rasa putus asa, stress, frustrasi, cemas, kesakitan dan kekhawa tiran yang berlebihan membuat orang mengambil jalan pintas dengan cara meminum obat-obatan/narkotik melebihi dosis yang semestinya.
  • Kebiasaan seorang Pelaut dalam mengisi waktu luang dengan minum-minuman yang memiliki kadar alkohol tinggi sehingga dapat memabukkan.
  • Karenanya Nakhoda mempunyai kewajiban untuk mengawasi Awak kapal yang menyalah gunakan hal-2 tersebut diatas.

2. Bilamanakah seorang Mualim jaga di anjungan dapat bertindak sebagai pengamat seorang diri.

Jawab:

Mualim Jaga dapat sebagai pengamat seorang diri di anjungan bila :

  • Situasi dicermati (Pada siang hari ) tanpa keraguan bahwa tugas jaga memungkinkan dilakukan seorang diri dengan aman.
  • Faktor-faktor relevan yang diperhitungkan tidak terbatas pada :
    – Kondisi cuaca.
    – Jarak tampak.
    – Kepadatan lalu lintas.
    – Perkiraan akan bahaya navigasi.
    – Bernavigasi didekat atau dalam TSS.
  • Bila terjadi perubahan situasi secara tiba-tiba, bantuan segera dapat dihadirkan di anjungan.

3. Apa yang dilakukan Mualim jaga yang sedang bertugas dikapal dalam keadaan berlabuh jangkar.

Jawab:

Mualim yang bertugas jaga harus :

  • Menentukan posisi labuh jangkar pd peta yg sesuai.
  • Secara berkala check posisi kapal,bila mengijinkan.
  • Pengamatan/ronda keliling yg baik secara berkala.
  • Mengamati keadaan cuaca,pasang surut dan ombak.
  • Jika jangkar menggaruk, sgr lapor Nakhoda dan ambil tindakan yg sesuai.
  • Pastikan mesin siap utk olah gerak sewaktu-waktu.
  • Laporkan pd Nakhoda bila jarak tampak memburuk.
  • Siapkan isyarat lampu/bunyi & sosok-2 benda yg wajib diperlihatkan/diperdengarkan sesuai P2TL.
  • Menjaga lingkungan dr pencemaran sesuai Marpol 73/78.

4. Apa kewajiban yang harus dilakukan seorang Mualim apabila dalam keadaan bahaya & dia ditetapkan sebagai Radio Operator.

Jawab:

Dlm keadaan bahaya, R.O yg ditetapkan wajib :

  • Mencatat waktu dan setiap kejadian penting yg berhubungan dng pelayanan/kegiatan radio.
  • Mencatat Summary distress, urgency and safety radio communication.
  • Mencatat posisi kapal minimal sekali dlm sehari.
  • Mencatat kondisi peralatan radio & sumber tenaganya.

5. Informasi-informasi apakah yang harus diberikan pada Mualim jaga pengganti, pada saat serah terima jaga di pelabuhan.

Jawab:

Serah terima jaga pelabuhan hrs dilaksanakan dlm keadaan kedua belah pihak siap menyerahkan & siap menerima tugas jaga. Mualim yg digantikan wajib memberi informasi ttg :

  • Kedalaman air/draft, waktu dan tinggi pasang surut, kondisi tros & spring, gangway, rantai jangkar, kesi- apan mesin induk utk keadaan emergency.
  • Seluruh kegiatan yg dilakukan diatas kapal termasuk bongkar/muat.
  • Sounding level air got/bilges dan ballast tank.
  • Lampu isyarat yg sedang dinyalakan /isyarat bunyi yg diperdengarkan.
  • Jumlah awak kapal yang ada diatas kapal & yg turun pesiar.
  • Keadaan peralatan pemadam kebakaran.
  • Aturan-2 khusus di pelabuhan & perintah Nakhoda.
  • Jalur komunikasi antara kapal & personil di darat bila terjadi keadaan darurat/terjadi polusi.
  • Keadaan lain yang dianggap penting utk keselamatan kapal, awak kpl, muatan dan lingkungan dr polusi.

Mualim Pengganti hrs periksa & yakinkan dirinya ttg :

  • Tali tros & spring serta rantai jangkar dlm kondisi baik
  • Isyarat bunyi/lampu yg digunakan sesuai ketentuan.
  • Aturan-2 keselamatan & pencegahan kebakaran telah dilaksanakan.
  • Regu jaga mengerti/menyadari sifat muatan bahaya yang sedang dimuat/dibongkar & mampu lakukan tindakan bila terjadi tumpahan/kebakaran.
  • Kondisi diluar/sekeliling kpl tdk membahayakan atau sebaliknya.

Tugas Capt. Suwondho, MM

P2TL & DINAS JAGA ( Teori)

Update: 27/10/13

Postingan lain yang berhubungan: